Update Corona di DI Yogyakarta

Pemda DIY Harus Lari Lebih Cepat untuk Penanganan Covid-19

Ia mengatakan, perlunya melibatkan 246 Desa Tangguh Bencana DIY, 88 Satuan Pendidikan Aman Bencana dan 115 kampung tangguh bencana di Jogja, untuk ber

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Ketua Komisi A Eko Suwanto memberi materi dalam diskusi penanganan Covid-19, Kamis (16/4/2020) 

"Aksi nyata dan harus lari lebih cepat. Itu yang perlu dilakukan untuk saat ini. Karena seperti yang saya sampaikan diatas, DIY miliki potensi banyak," katanya.

Misalnya, ia mengatakan, terkait pelarangan untuk tidak mudik lebaran bagi perantau asal DIY yang berada di luar daerah, khususnya zona merah covid-19.

Pemberian bantuan berupa jaminan hidup bagi perantau sangat diperlukan. Selain memutus rantai penyebaran, Pemda juga wajib bertanggung jawab dengan anjuran pemerintah, terkait pelarangan untuk tidak mudik.

"Apa saja? Kemarin Komisi A sudah koordinasi dengan badan penghubung daerah dan pusat. Untuk segera menyusun data, siapa saja warga DIY yang masih berada di perantauan, khususnya wilayah DKI, Banten dan Jawa Barat," tegasnya.

Meski dari pemda setempat sudah memberikan bantuan, Pemda DIY juga perlu mempertimbangkan stimulus tersebut.

Dari Pemda DIY juga perlu melakukan pendataan, untuk segera diberikan bantuan. Karena alasan mereka pulang, lanjut dia, lantaran sudah tidak ada lagi penghasilan yang bisa jadi karena PHK.

"Sementara kebutuhan jalan terus. Kalau mereka di jamin. Misalnya, ya sudah kamu jangan mudik dulu ke DIY. Ini bantuan untuk hidup disana dari Gubernur, tentu sangat membantu," imbuh Eko.

Tentunya, lanjut dia, komitemen bersama sangat diperlukan, termasuk dari masyarakat itu sendiri. Ketika bantuan sudah diupayakan, komitmen untuk tidak mudik tersebut harus dijalankan betul.

Pemda DIY Kejar-kejaran Dengan Covid-19

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menanggapi upaya yang disampaikan Komis A DPRD DIY. Ia menilai, semua saran yang disampaikan memang sedang disusun oleh Pemda DIY.

"Memang kami ini sedang kejar-kejaran dengan virus Corona. Percepatan penanganan sangat diperlukan. Covid-19 semakin cepat menyebar, kami sedang menyusun percepatan penangan. Jadi butuh masukan dari semua sektor," katanya mengawali perbincangan.

Sekda DIY: Pencoretan THR, Kita akan Laksanakan

Menurutnya, problem yang perlu dihadapi untuk saat ini, bagaimana cara menghadapj gelombang pemudik. Meskipun di wilayah zona merah sudah berlakukan PSBB, akan tetapi itu tidak menjadi jaminan.

Karena, lanjut dia angka sebaran virus Corona di DIY saat ini lebih banyak di dominasi dari pendatang yang masuk ke DIY.

"Ini tugas kami yang berat, baik pencegahan maupun penanganan," tegasnya.

Untuk itu, penjagaan di tiga titik perbatasan DIY baru akan dioptimalkan minggu yang akan. Dalam pengawasannya, Pemda telah menyaipkan personil gabungan dari Dishub, TNI, Polri hingga Satpol PP.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved