Kota Yogya

Realisasi Pajak Pemkot Yogya Baru 80 Persen

Realisasi pendapatan dari sektor pajak oleh Pemkot Yogyakarta masih jauh dari harapan jelang akhir tahun 2019.

Realisasi Pajak Pemkot Yogya Baru 80 Persen
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Realisasi pendapatan dari sektor pajak oleh Pemkot Yogyakarta masih jauh dari harapan jelang akhir tahun 2019.

Bagaimana tidak, hingga Oktober 2019 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) hanya mampu mencapai angka sekira 80 persen dari target penerimaan tahun ini senilai Rp 425 miliar.

Diketahui, ada 10 jenis pajak yang saat ini dikelola oleh Pemkot Yogya.

Dari jenis itu, hotel dan restoran masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan dari sektor pajak.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

"Ada empat jenis pajak yang nanti coba akan kami optimalisasikan, yakni hiburan, parkir, hotel, dan restoran," kata Kepala BPKAD Kota Yogya, Wasesa, Selasa (12/11/2019).

Dia mengklaim, realisasi tersebut tidak beda jauh dibandingkan dengan penerimaan pada tahun lalu yang juga berada di kisaran yang kurang lebih sama.

Namun demikian, menurut dia ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab dari seretnya penerimaan dari sektor pajak.

Satu di antaranya adalah jumlah kegiatan yang bercorak hiburan masih kurang di Kota Yogya.

Sementara, dari sektor perhotelan diklaim dia bahwa jumlah pajak yang dibayarkan ditetapkan sesuai dengan omzet yang didapat.

Pemkot Yogyakarta Tunggu Petunjuk Teknis Soal Perampingan Eselon

Lewat e-SPTPD, setiap bulannya hotel akan menerima jumlah pajak yang mesti disetorkan kepada pihaknya.

Nurcahyo Nugroho selaku anggota Komisi B DPRD Kota Yogya meminta instansi terkait untuk melakukan monitoring dan pengawasan yang kuat dalam mengoptimalkan realisasi pajak daerah.

Langkah yang bisa ditempuh menurut dia bisa dengan penjaringan dan pendaftaran wajib pajak baru, kemudian pemeriksaan pajak dan juga penagihan pajak.

"Untuk hotel, restoran dan PBB saat ini sudah melebihi target di Bulan Oktober dan bahkan untuk restoran sudah mendekati target final 2019. November - Desember kami harap BPKAD untuk lebih intensif karena musim liburan terutama yang bulan Desember," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved