Kota Yogya

Pemkot Yogyakarta Tunggu Petunjuk Teknis Soal Perampingan Eselon

Pemkot Yogyakarta masih menunggu arahan dan pembahasan dari pemerintah pusat tentang wacana perampingan birokrasi di tataran pemerintah daerah.

Pemkot Yogyakarta Tunggu Petunjuk Teknis Soal Perampingan Eselon
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta masih menunggu arahan dan pembahasan dari pemerintah pusat tentang wacana perampingan birokrasi di tataran pemerintah daerah.

Meski masih sebatas wacana, rencana ini dianggap baik karena akan dapat mengefektifkan program-program kerja pemerintah hingga dapat berjalan dengan maksimal.

Triyono Hari Kuncoro, anggota komisi A DPRD Kota Yogyakarta memandang, tujuan pemerintah dalam rencana pemangkasan pejabat eselon tersebut secara umum bertujuan baik.

Dikatakannya, pemangkasan birokrasi akan berdampak pada efektifitas kerja ASN dan berupaya untuk menguatkan semangat pelayanan di tingkatan birokrasi.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

"Namun juga harus diperhatikan jangan sampai justru menimbulkan masalah yang lain misalnya ada pejabat eselon yang non job akibat kebijakan itu," imbuhnya, Selasa (12/11/2019).

Sekda Kota Yogya, Aman Yuriadijaya mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dan kebijakan pemerintah pusat soal rencana kebijakan itu.

"Kita masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat soal itu," imbuh dia.

Sementara, Kepala BKPP Kota Yogya, Kris Sardjono menyebut saat ini terdapat sekitar 810 pegawai eselon III dan IV dari 5.268 pegawai di wilayah setempat hingga Oktober lalu.

Kris menjelaskan, jika memang terwujud nantinya bagian organisasi Pemkot Jogja akan membentuk kelembagaannya terlebih dahulu, baru kemudian akan diisi oleh BKPP dalam menentukan format strukturnya.

Pemkot Yogyakarta Belum Buka Proses Pendaftaran CPNS

"BKPP nanti yang mengisi atau mengurangi. Selama belum dirampingkan strukturnya, ya belum bisa dirampingkan," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved