Breaking News:

BREAKING NEWS : Kondisi Anggota Satpol PP Bantul yang Tersengat Listrik Kian Berangsur Membaik

Banu Hermawan, menjelaskan kondisi terkini Sigit Priyatmo telah berangsur membaik.

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, saat melihat kondisi Sigit di RSUP Dr Sardjito 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sigit Priyatmo (34), seorang petugas satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) Kabupaten Bantul yang tersengat listrik saat bertugas menurunkan Baliho di Banguntapan beberapa waktu yang lalu, hingga Jumat (6/9/2019) masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, menjelaskan kondisi terkini Sigit telah berangsur membaik.

"Melihat perkembangan (Sigit) hari ini cukup membaik, pasien bisa mendengarkan apa yang disampaikan istrinya, bisa merespon. Saat ini pasien juga masih menggunakan ventilator atau alat bantu nafas," ujarnya.

Bupati Suharsono Bantu Keluarga Ardi Suryo Nugroho, Satpol PP yang Gugur Saat Bertugas Copot Baliho

Keterangan Saksi Mata : Kronologi 3 Anggota Satpol PP Bantul Tersengat Listrik

Kronologi 3 Anggota Satpol PP Bantul Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Satu Orang Meninggal Dunia

Sigit dirawat di RSUP Dr Sardjito sejak tiga hari yang lalu.

Sebelum dirujuk di RSUP Dr Sardjito, Sigit sempat dirawat RS Rajawali Citra.

Banu mengungkapkan, luka bakar yang dialami Sigit yakni sekitar 30 persen.

"Luka bakar sekitar 30 persen tapi karena multiple jadi kapasitasnya dia kena aliran listrik jadi ada kerusakan jaringan kulit. Karena trauma sehingga dalam perawatannya antar disiplin ilmu tidak hanya satu spesialis, bedah saraf, bedah plastik, perawatan luka bakar," lanjutnya.

Sejumlah petugas satpol PP dan Polsek Banguntapan berada di RSU Citra Rajawali, menunggu kabar dua korban yang masih dalam perawatan medis, Selasa (3/9/2019)
Sejumlah petugas satpol PP dan Polsek Banguntapan berada di RSU Citra Rajawali, menunggu kabar dua korban yang masih dalam perawatan medis, Selasa (3/9/2019) (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, datang untuk melihat kondisi Sigit di RSUP Dr Sardjito mengungkapkan biaya perawatan, pasca perawatan sampai Sigit dapat kembali bekerja ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Tidak ada biaya apapun yang dibebankan pada korban maupun keluarga korban," jelasnya.

Anggota Satpol PP Bantul Tersengat Listrik : Satu Terpental, Satu Lagi Tersangkut

Biaya Perawatan Satpol PP yang Tersetrum saat Tertibkan Baliho Ditanggung Asuransi dan Pemerintah

Satpol PP Sleman Selalu Koordinasi dengan PLN ketika Membongkar Reklame yang Membahayakan

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Ainul Khalid, menambahkan bagi korban yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar 48 kali gaji.

"Anak yang menjadi korban meninggal dunia akan mendapatkan beasiswa. Jika punya anak usia sekolah dapat  beasiswa sebesar Rp12 juta untuk satu anak saja. Jadi sampai saat ini belum ada perubahan penerima manfaat," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved