Yogyakarta

Gerak Jalan Oetama Cup 2018 Berjalan Meriah

Kegiatan gerak jalan seperti ini sangat bermanfaat bagi kebugaran para karyawan yang ada di Grup Kompas Gramedia.

Gerak Jalan Oetama Cup 2018 Berjalan Meriah
TRIBUNJOGJA.COM / Hamim Thohari
Gerak Jalan Oetama Cup 2018 Berjalan Meriah 

Yusuf Harianta, seorang peserta dari Tribun Jogja mengungkapkan jika kostum berbalutkan koran sengaja dipilih selain karena memanfaatkan barang-barang yang dimiliki juga untuk ajang kreativitas kelompoknya.

"Kita daur ulang apa yang kita miliki. Kita kan punyanya koran, ya kita uji kreativitas kita dengan koran yang kita miliki. Setiap tahun kita selalu berinovasi di kostum, tapi tahun ini lebih meriah lagi. Kita ingin membuat acara ini semarak," terangnya.

Yusuf mengungkapkan, kegiatan gerak jalan seperti ini sangat bermanfaat bagi kebugaran para karyawan yang ada di Grup Kompas Gramedia.

Sunarsidi, Ketua Panitia mengungkapkan jika jalan sehat tersebut merupakan rangkaian dari Oetama Cup yang sudah dimulai sejak tanggal 13 Agustus 2018, dan dilanjutkan puncak acara pada tanggal 27 September 2018.

"Oetama Cup ini serentak dilakukan di seluruh grup kompas Gramedia di seluruh Indonesia. Ini merupakan agenda setiap tahun yang bertujuan selain untuk menyehatkan seluruh karyawan Kompas Gramedia," terangnya.

Untuk peserta sendiri terdiri dari 13 kelompok yang berasal dari seluruh unit kompas Gramedia Yogyakarta, seperti Tribun Jogja, Kompas, Sonora FM, Santika Hotel, Bentara Budaya, Toko Buku Gramedia, ELTI, Amaris Hotel, dan sebagainya.

Mengenai pengambilan start finish yang diadakan di depan Museum Sandi Yogyakarta, Sunarsidi mengatakan jika hal tersebut juga untuk menarik perhatian masyarakat agar mau mengunjungi museum yang merupakan bangunan bersejarah.

Baca: Gerak Jalan Oetama Cup 2018, Kolaborasi Generasi Zaman Old dan Zaman Now

"Kita sengaja mengambil tempat di Museum Sandi. Kita ingin menarik minat masyarakat agar mau berkunjung kesini. Museum sandi ini sangatlah menarik untuk dikunjungi, karena satu-satunya di Asia, Sandi Negara sendiri dulunya memang ada di Yogyakarta. Gedung ini setidaknya sudah berumur 100 tahun," katanya.

Untuk penilaian, Sunarsidi mengatakan bukan hanya mengenai kekompakan peserta, namun juga kreativitas kostum dan yel-yel.

"Kita harap dengan adanya gerak jalan ini karyawan bisa sehat dan nantinya semangat kerja juga bisa bertambah. Kita juga ingin mendekatkan seluruh karyawan dari Grup Kompas Gramedia," terangnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved