5 Universitas di Indonesia yang Punya UKM Berkuda: Ada dari Kampus Jogja

Berkuda merupakan salah satu olahraga yang populer saat ini. impian menjadi seorang equestrian bisa diwujudkan sembari mengejar gelar sarjana.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pixabay.com
Penunggang dan kudanya melakukan Show Jumping melompati rintangan. 

PEU mencatatkan diri sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pertama di universitas Indonesia yang secara spesifik mengkaji studi ternak kuda. 

Keunikan organisasi ini terletak pada pendekatan yang mengintegrasikan tiga pilar utama, budaya, budidaya, serta olahraga.

Transformasi Fasilitas dan Kolaborasi Alumni dalam perkembangannya, PEU bertransformasi menjadi pusat kegiatan yang lebih komprehensif melalui inisiasi fasilitas Padjadjaran Equestrian Park (PEP). 

Fasilitas berkuda berstandar nasional ini semakin diperkuat melalui program kolaborasi "Alumni Berinvestasi Kampus" yang melibatkan alumni seperti Adi Firmansyah dan komunitas equine pada 18 Oktober 2025. 

PEP kini tidak hanya memiliki kandang dan lapangan latihan (riding arena), tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pengolahan limbah (waste treatment) inovatif yang mengubah kotoran kuda menjadi pupuk atau briket.

Prestasi dan Keterbukaan Komunitas Di bidang olahraga, PEU menaungi tim bernama Garda Equine Unit yang telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan. 

Tim ini tercatat pernah meraih medali emas untuk kategori tim dan medali perunggu untuk individu dalam kejuaraan Inter-equestrian.

Serta aktif berkompetisi di ajang bergengsi lainnya seperti Piala Panglima, Aragon Cup, dan Bandung Challenge. 

Selain mengejar prestasi, PEU menjunjung tinggi inklusivitas dengan membuka keanggotaan bagi mahasiswa dari seluruh fakultas di Unpad serta menyediakan kelas berkuda (riding school) yang terbuka bagi masyarakat umum.

Universitas Trisakti (Trisakti Equestrian Force)

Logo Universitas Trisakti.
Logo Universitas Trisakti.

Berkuda di lingkungan Universitas Trisakti dikembangkan melalui wadah Trisakti Equestrian Force.

Sebuah unit kegiatan mahasiswa atau komunitas yang berfokus pada olahraga berkuda (equestrian). 

Pelatihan perdana dan pembentukan semangat berkuda di Trisakti secara resmi ditandai dengan pelatihan perdana yang diselenggarakan oleh Trisakti Equestrian Force. 

Kegiatan ini bertempat di Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) POLRI, Depok, Jawa Barat, pada tanggal 20 Juli 2025.

Pengembangan unit berkuda ini terjalin melalui sinergi antara Universitas Trisakti dengan Ditpolsatwa Polri. 

Tujuan kemitraan ini adalah untuk membina generasi muda yang unggul secara fisik dan mental, serta mengenalkan dunia equestrian secara lebih profesional dan terarah kepada mahasiswa.

  • Pembekalan Dasar: Pelatihan perdana diikuti oleh mahasiswa yang memiliki minat pada olahraga berkuda, dengan materi pembekalan dasar yang disampaikan oleh pelatih M. Yunus, didampingi oleh pejabat Ditpolsatwa.
  • Prestasi Awal: Meskipun tergolong unit yang baru diresmikan dalam hal pelatihan intensif, mahasiswa yang tergabung dalam Trisakti Equestrian Force telah menunjukkan prestasi di tingkat nasional, salah satunya dalam Pegasus Internal Competition pada September 2025. 

Unit ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa Universitas Trisakti untuk mendalami olahraga berkuda dan mewakili kampus dalam berbagai kompetisi equestrian.

UNAIR (Fakultas Kedokteran Hewan)

Logo UKM berkuda Universitas Airlangga.
Logo UKM berkuda Universitas Airlangga.

Airlangga Equine Club (AEC) lahir dari semangat segelintir mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga yang memiliki ketertarikan mendalam terhadap dunia kuda. 

Resmi terbentuk pada 8 Mei 2015, komunitas ini bermula dari inisiatif 22 mahasiswa yang menyadari masih minimnya jumlah dokter hewan spesialis kuda di Jawa Timur. 

Dengan dukungan penuh dari dokter hewan senior dan alumni.

AEC didirikan bukan sekadar sebagai unit kegiatan mahasiswa biasa, melainkan sebagai wadah strategis untuk menjawab tantangan profesional di bidang veteriner kuda yang sangat spesifik dan masih jarang tersentuh di bangku perkuliahan reguler.

Sejak awal berdirinya, AEC mengusung visi besar untuk menjadi pusat keilmuan atau "Kawah Candradimuka" bagi dunia medis dan olahraga berkuda

Klub ini memiliki misi ganda yang unik dan terintegrasi, mencetak dokter hewan yang kompeten secara medis dalam menangani kesehatan kuda (equine medicine).

Ambisi lainnya melahirkan atlet-atlet equestrian dari kalangan mahasiswa yang mampu berlaga di ajang nasional hingga internasional. 

Dalam perjalanan sejarahnya, AEC terus membuktikan dedikasinya melalui berbagai program intensif yang mendekatkan mahasiswa dengan realitas dunia kerja. 

Anggota AEC ditempa melalui pengalaman langsung, mulai dari studi banding ke Detasemen Kavaleri Berkuda TNI AD hingga program magang intensif di tempat bergengsi seperti Nusantara Polo Club. 

Di sana, mahasiswa belajar menangani kasus nyata seperti kolik, perawatan luka, manajemen pakan, hingga adaptasi kuda impor. 

Kegiatan rutin seperti Horse Riding Class dan kolaborasi dengan HMKH FIKKIA juga terus digalakkan untuk mengasah keterampilan menunggang, melatih empati, serta memahami bahasa tubuh kuda menjadi kunci keberhasilan diagnosa dan terapi.

Kini, estafet perjuangan dan pembelajaran tersebut kembali dibuka. 

Airlangga Equine Club resmi membuka Open Recruitment bagi mahasiswa FKH UNAIR yang siap menantang diri, memperluas jejaring, dan mendalami ilmu yang tidak didapatkan di dalam kelas biasa. 

Ini adalah panggilan bagi mahasiswa yang ingin mewarisi semangat para pendiri, belajar langsung dari praktisi ahli, dan menjadi bagian dari generasi baru dokter hewan spesialis kuda yang handal. 

Baca juga: 8 Disiplin Berkuda yang Populer di Kompetisi Nasional dan Internasional

Dari kandang sederhana di kampus hingga podium juara nasional, UKM berkuda di UGM, UI, Unpad, Trisakti, dan UNAIR telah membuka pintu lebar bagi mahasiswa untuk menjadi bagian dari komunitas elit ini. 

Fasilitas yang terus dimodernisasi dan kolaborasi dengan berbagai stable ternama menjamin pengalaman belajar yang tak terlupakan. 

Ini adalah panggilan bagi pelajar yang ingin keluar dari zona nyaman dan mencoba tantangan baru. 

Bagi para mahasiswa ataupun calon mahasiswa yang sedang mencari pilihan kampus, Universitas yang bisa dipertimbangkan. (MG Romadhon)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved