5 Universitas di Indonesia yang Punya UKM Berkuda: Ada dari Kampus Jogja

Berkuda merupakan salah satu olahraga yang populer saat ini. impian menjadi seorang equestrian bisa diwujudkan sembari mengejar gelar sarjana.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pixabay.com
Penunggang dan kudanya melakukan Show Jumping melompati rintangan. 
Ringkasan Berita:
  • Inklusivitas Berkuda: Olahraga berkuda kini menjadi kegiatan kampus yang terjangkau bagi mahasiswa tanpa harus memiliki kuda sendiri.
  • Kampus Pelopor: UGM, UI, Unpad, Trisakti, dan Unair menyediakan fasilitas UKM berkuda profesional dan jalur prestasi bagi mahasiswanya.
  • Manfaat Ganda: Selain prestasi olahraga, unit ini menjadi wadah belajar medis hewan (veteriner), terapi kesehatan, hingga manajemen lingkungan.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Olahraga berkuda merupakan salah satu olahraga yang populer saat ini.

Memulai olahraga ini bisa dilakukan dari semenjak umur anak-anak hingga dewasa.

Olahraga berkuda kini tidak lagi sekadar menjadi hobi eksklusif kalangan elit, tetapi telah merambah ke dunia kampus sebagai ajang prestasi dan pengembangan diri.

Siapa sangka, impian menjadi seorang equestrian kini bisa diwujudkan sembari mengejar gelar sarjana tanpa harus memiliki kuda sendiri. 

Dari Yogyakarta hingga Jakarta, lima universitas bergengsi di Indonesia ini memfasilitasi mahasiswanya dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) berkuda yang mumpuni. 

Bagi yang sedang mencari kampus dengan fasilitas atau sekadar ingin menyalurkan bakat terpendam. 

Berikut deretan kampus yang menawarkan pengalaman berkuda profesional berikut ini.

Universitas Gadjah Mada

Logo UKM berkuda Universitas Gadjah Mada.
Logo UKM berkuda Universitas Gadjah Mada.

Unit Berkuda UGM telah berdiri sejak lama yakni, 14 Agustus 1989 lalu.

Berdasarkan sejarahnya, unit ini awalnya bermula dari kegiatan olahraga berkuda bagi mahasiswa kedokteran hewan yang ingin merawat kuda sebagai alat praktik.

Pada akhirnya berkembang menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang otonom dan terbuka untuk mahasiswa dari berbagai fakultas.

Unit Berkuda UGM memiliki moto "Horses for the horseless" (Kuda untuk yang tak punya kuda).

Moto ini juga dijadikan motivasi semangat bagi anggota untuk memperkenalkan dunia berkuda kepada mahasiswa UGM.

Lokasi latihan yang digunakan UKM ini berada di area kandang Kompleks Laboratorium Lapangan Fakultas Peternakan (Fapet) UGM.

Ada berbagai program kegiatan yang ditawarkan UKM ini, mulai latihan rutin, sekolah berkuda, hingga terapi Autis.

Program terapi ini dibuka oleh UGM dengan tujuan memperkenalkan salah satu alternatif usaha penyembuhan Autis pada anak-anak.

Latihan rutin yang dilakukan meliputi dasar berkuda hingga disiplin kompetisi meliputi, lompat rintangan (show jumping), tunggang serasi (dressage), dan cross country.

UKM Berkuda bekerja sama dengan Fapet UGM, unit usaha Fapet, dan Direktorat terkait untuk pengembangan fasilitas dan program.

Proses Open Recruitment (Oprec) Unit Berkuda UGM biasanya dilakukan setiap tahun melalui pendaftaran online dengan biaya pendaftaran.

Oprec dilaksanakan dengan tujuan membuka kesempatan bagi mahasiswa UGM untuk belajar berkuda dan terlibat dalam kegiatan unit.

Anggota baru yang mendaftar akan diarahkan untuk mengikuti kegiatan awal, seperti pengenalan kuda dan cara perawatannya.

Kegiatan ini ditujukan bagi calon pendaftar yang belum tentu memiliki pengalaman dengan kuda.

 Unit Berkuda UGM pernah bekerja sama dengan stable lokal di Yogyakarta dan Jawa Tengah untuk latihan dan kompetisi.

Nama-nama seperti Santosa Stable, Arthayasa Stable, dan stable lain yang terlibat di event tahunan mereka “UGM Horse Show”.

Baca juga: 8 Rekomendasi Wisata Berkuda di Jogja, Ada yang di Tepi Pantai

Universitas Indonesia

Logo UKM berkuda Univeritas Indonesia.
Logo UKM berkuda Univeritas Indonesia.

UI Equestrian merupakan sebuah komunitas atau organisasi berkuda yang mewadahi mahasiswa Universitas Indonesia

Organisasi ini menjadi tempat bagi mereka yang ingin mengenal dunia equestrian lebih dalam maupun mahasiswa yang memang sudah memiliki hobi berkuda

UI Equestrian bertujuan mencetak atlet-atlet berkuda yang dapat menjadi kebanggaan universitas.

Sejarah UKM ini dimulai pada tahun 2009 ketika sekelompok mahasiswa yang memiliki minat pada olahraga berkuda mulai berkumpul. 

Namun, UKM Berkuda UI baru diresmikan secara formal pada tahun 2010. 

Sejak saat itu, organisasi ini terus berkembang sebagai wadah resmi bagi peminat olahraga equestrian di lingkungan kampus UI.

Dalam perjalanannya, UI Equestrian telah melakukan beberapa kali perpindahan lokasi latihan. 

Awalnya, mereka berlatih di Lippo Karawaci, Depok. 

Karena adanya pembangunan di area tersebut, tempat latihan sempat berpindah dan menjalin kerja sama dengan Trijaya Equestrian Center di Ciganjur pada tahun 2013.

Selain itu, UKM ini aktif membangun kolaborasi dengan berbagai klub berkuda ternama.

Mereka tercatat pernah bekerja sama dengan Anantya Riding Club. 

Untuk tahun 2024, UI Equestrian menjalin kemitraan dengan Golden Take Stable dan dengan The HuB Indonesia di tahun 2025.

UI Equestrian berencana untuk terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai stable lainnya guna mendukung fasilitas latihan anggota.

Kegiatan di UI Equestrian sangat beragam, mulai dari aspek sosial hingga teknis.

Agenda rutin yang dilakukan meliputi gathering antar anggota untuk mempererat solidaritas, latihan berkuda secara rutin, serta pemahaman teori mengenai perawatan dan penanganan kuda.

Organisasi ini juga memiliki fokus pada pengembangan prestasi melalui kompetisi. 

Salah satu target utama UI Equestrian adalah menyelenggarakan kompetisi internal serta berpartisipasi dalam pertandingan antar klub. 

Hal ini bertujuan untuk mengasah kemampuan bertanding para mahasiswa dan meningkatkan daya saing di kancah equestrian.

Bagi mahasiswa baru atau mahasiswa UI yang tertarik, UI Equestrian biasanya akan membuka pendaftaran melalui proses Open Recruitment dan regenerasi pengurus.

Calon anggota diajak untuk bergabung dan menjadi bagian dari komunitas ini guna mengembangkan bakat di bidang olahraga berkuda.

UNPAD (Fakultas Peternakan)

Logo UKM berkuda Universitas Padjajaran.
Logo UKM berkuda Univeritas Indonesia.

Pendirian dan Identitas Awal Sejarah Padjadjaran Equine Unit (PEU) bermula pada tanggal 29 Juni 2013.

Unit ini menjadi resmi didirikan di Amphitheater Gedung 3 Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Unpad). 

PEU mencatatkan diri sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pertama di universitas Indonesia yang secara spesifik mengkaji studi ternak kuda. 

Keunikan organisasi ini terletak pada pendekatan yang mengintegrasikan tiga pilar utama, budaya, budidaya, serta olahraga.

Transformasi Fasilitas dan Kolaborasi Alumni dalam perkembangannya, PEU bertransformasi menjadi pusat kegiatan yang lebih komprehensif melalui inisiasi fasilitas Padjadjaran Equestrian Park (PEP). 

Fasilitas berkuda berstandar nasional ini semakin diperkuat melalui program kolaborasi "Alumni Berinvestasi Kampus" yang melibatkan alumni seperti Adi Firmansyah dan komunitas equine pada 18 Oktober 2025. 

PEP kini tidak hanya memiliki kandang dan lapangan latihan (riding arena), tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pengolahan limbah (waste treatment) inovatif yang mengubah kotoran kuda menjadi pupuk atau briket.

Prestasi dan Keterbukaan Komunitas Di bidang olahraga, PEU menaungi tim bernama Garda Equine Unit yang telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan. 

Tim ini tercatat pernah meraih medali emas untuk kategori tim dan medali perunggu untuk individu dalam kejuaraan Inter-equestrian.

Serta aktif berkompetisi di ajang bergengsi lainnya seperti Piala Panglima, Aragon Cup, dan Bandung Challenge. 

Selain mengejar prestasi, PEU menjunjung tinggi inklusivitas dengan membuka keanggotaan bagi mahasiswa dari seluruh fakultas di Unpad serta menyediakan kelas berkuda (riding school) yang terbuka bagi masyarakat umum.

Universitas Trisakti (Trisakti Equestrian Force)

Logo Universitas Trisakti.
Logo Universitas Trisakti.

Berkuda di lingkungan Universitas Trisakti dikembangkan melalui wadah Trisakti Equestrian Force.

Sebuah unit kegiatan mahasiswa atau komunitas yang berfokus pada olahraga berkuda (equestrian). 

Pelatihan perdana dan pembentukan semangat berkuda di Trisakti secara resmi ditandai dengan pelatihan perdana yang diselenggarakan oleh Trisakti Equestrian Force. 

Kegiatan ini bertempat di Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) POLRI, Depok, Jawa Barat, pada tanggal 20 Juli 2025.

Pengembangan unit berkuda ini terjalin melalui sinergi antara Universitas Trisakti dengan Ditpolsatwa Polri. 

Tujuan kemitraan ini adalah untuk membina generasi muda yang unggul secara fisik dan mental, serta mengenalkan dunia equestrian secara lebih profesional dan terarah kepada mahasiswa.

  • Pembekalan Dasar: Pelatihan perdana diikuti oleh mahasiswa yang memiliki minat pada olahraga berkuda, dengan materi pembekalan dasar yang disampaikan oleh pelatih M. Yunus, didampingi oleh pejabat Ditpolsatwa.
  • Prestasi Awal: Meskipun tergolong unit yang baru diresmikan dalam hal pelatihan intensif, mahasiswa yang tergabung dalam Trisakti Equestrian Force telah menunjukkan prestasi di tingkat nasional, salah satunya dalam Pegasus Internal Competition pada September 2025. 

Unit ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa Universitas Trisakti untuk mendalami olahraga berkuda dan mewakili kampus dalam berbagai kompetisi equestrian.

UNAIR (Fakultas Kedokteran Hewan)

Logo UKM berkuda Universitas Airlangga.
Logo UKM berkuda Universitas Airlangga.

Airlangga Equine Club (AEC) lahir dari semangat segelintir mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga yang memiliki ketertarikan mendalam terhadap dunia kuda. 

Resmi terbentuk pada 8 Mei 2015, komunitas ini bermula dari inisiatif 22 mahasiswa yang menyadari masih minimnya jumlah dokter hewan spesialis kuda di Jawa Timur. 

Dengan dukungan penuh dari dokter hewan senior dan alumni.

AEC didirikan bukan sekadar sebagai unit kegiatan mahasiswa biasa, melainkan sebagai wadah strategis untuk menjawab tantangan profesional di bidang veteriner kuda yang sangat spesifik dan masih jarang tersentuh di bangku perkuliahan reguler.

Sejak awal berdirinya, AEC mengusung visi besar untuk menjadi pusat keilmuan atau "Kawah Candradimuka" bagi dunia medis dan olahraga berkuda

Klub ini memiliki misi ganda yang unik dan terintegrasi, mencetak dokter hewan yang kompeten secara medis dalam menangani kesehatan kuda (equine medicine).

Ambisi lainnya melahirkan atlet-atlet equestrian dari kalangan mahasiswa yang mampu berlaga di ajang nasional hingga internasional. 

Dalam perjalanan sejarahnya, AEC terus membuktikan dedikasinya melalui berbagai program intensif yang mendekatkan mahasiswa dengan realitas dunia kerja. 

Anggota AEC ditempa melalui pengalaman langsung, mulai dari studi banding ke Detasemen Kavaleri Berkuda TNI AD hingga program magang intensif di tempat bergengsi seperti Nusantara Polo Club. 

Di sana, mahasiswa belajar menangani kasus nyata seperti kolik, perawatan luka, manajemen pakan, hingga adaptasi kuda impor. 

Kegiatan rutin seperti Horse Riding Class dan kolaborasi dengan HMKH FIKKIA juga terus digalakkan untuk mengasah keterampilan menunggang, melatih empati, serta memahami bahasa tubuh kuda menjadi kunci keberhasilan diagnosa dan terapi.

Kini, estafet perjuangan dan pembelajaran tersebut kembali dibuka. 

Airlangga Equine Club resmi membuka Open Recruitment bagi mahasiswa FKH UNAIR yang siap menantang diri, memperluas jejaring, dan mendalami ilmu yang tidak didapatkan di dalam kelas biasa. 

Ini adalah panggilan bagi mahasiswa yang ingin mewarisi semangat para pendiri, belajar langsung dari praktisi ahli, dan menjadi bagian dari generasi baru dokter hewan spesialis kuda yang handal. 

Baca juga: 8 Disiplin Berkuda yang Populer di Kompetisi Nasional dan Internasional

Dari kandang sederhana di kampus hingga podium juara nasional, UKM berkuda di UGM, UI, Unpad, Trisakti, dan UNAIR telah membuka pintu lebar bagi mahasiswa untuk menjadi bagian dari komunitas elit ini. 

Fasilitas yang terus dimodernisasi dan kolaborasi dengan berbagai stable ternama menjamin pengalaman belajar yang tak terlupakan. 

Ini adalah panggilan bagi pelajar yang ingin keluar dari zona nyaman dan mencoba tantangan baru. 

Bagi para mahasiswa ataupun calon mahasiswa yang sedang mencari pilihan kampus, Universitas yang bisa dipertimbangkan. (MG Romadhon)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved