Siapa Mojtaba Khamenei, Calon Pemimpin Tertinggi Iran yang Didukung IRGC?
Majelis Pakar Iran, di bawah tekanan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Selasa, memilih putranya, Mojtaba Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Majelis Pakar Iran, di bawah tekanan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pada hari Selasa, memilih putranya, Mojtaba Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi berikutnya, menurut Iran International.
Keputusan tersebut belum diumumkan secara publik dan diperkirakan akan diumumkan setelah Ali Khamenei dimakamkan.
Ini adalah keputusan masa perang sehingga hal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang prosedur konstitusional.
Prioritasnya suksesi ini tampaknya adalah kecepatan dan kontrol, karena Iran menghadapi serangan dari luar dan kekosongan kepemimpinan di puncak.
Mengapa IRGC dukung Mojtaba?
IRGC membutuhkan dua hal sekaligus: kendali dan legitimasi.
Pengendalian berarti menjaga rantai komando tetap utuh, mencegah perpecahan di tingkat atas, menjaga koordinasi pasukan keamanan, dan menghentikan perebutan kekuasaan.
Dalam krisis ini, prioritas utama IRGC adalah stabilitas internal.
Selai itu, legitimasi juga penting, tetapi bukan dalam pengertian nasional yang luas.
Ini berarti legitimasi di dalam basis inti rezim: politisi garis keras, lembaga keamanan, dan jaringan loyal yang masih menganggap Iran sebagai negara mereka.
Dalam dunia yang sempit itu, Mojtaba memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain.
Dia dapat mengklaim kesinambungan langsung dengan Khamenei, dan basis inti dapat menerimanya tanpa merasa sistem telah rusak.
Dengan demikian, kombinasi itulah yang membuat IRGC memilihnya sebagai suksesor sang ayah.
Hubungan baik dengan IRGC
Mojtaba juga memiliki hubungan yang sudah lama terjalin dengan IRGC, yang sudah berlangsung selama beberapa dekade, dan hubungan yang mendalam di seluruh jaringan komandonya.
Selama bertahun-tahun, ia telah menjadi saluran utama antara ayahnya dan kepemimpinan Garda Revolusi.
| Pesawat F-35 AS Mendarat Darurat di Timur Tengah, Kena Rudal Iran? |
|
|---|
| Siapakah Ali Larijani, Sosok Berpengaruh Iran yang Tewas dalam Serangan Israel? |
|
|---|
| Jerman, Inggris, Yunani, Jerman, Italia, Belanda & Perancis Tolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz |
|
|---|
| Hasil Analisis Youtuber AS Soal Video Netanyahu Ngopi di Tengah Perang Lawan Iran |
|
|---|
| Harga Minyak Dunia Melonjak, Tembus 106 Dolar AS Per Barel, Dipicu Perang Iran vs AS dan Isreal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ali-Khamenei-Tegaskan-Iran-Tak-Akan-Hentikan-Program-Pengayaan-Uranium.jpg)