Majelis Para Ahli Iran Disebut Pilih Mojtaba Khamenei Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba Khamenei dipilih menjadi Pemimpin Tertinggi Iran dalam pemilihan yang dilakukan oleh Majelis Para Ahli Iran (Assembly of Experts).
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, TEHERAN – Lima hari setelah gugurnya Sayyid Ali Hosseini Khamenei dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) lalu, Iran akhirnya kembali memiliki Pemimpin Tertinggi lagi.
Adalah Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei yang dipilih menjadi Pemimpin Tertinggi Iran.
Mojtaba Khamenei dipilih menjadi Pemimpin Tertinggi Iran dalam pemilihan yang dilakukan oleh Majelis Para Ahli Iran (Assembly of Experts).
Majelis Para Ahli Iran adalah lembaga tinggi negara di Republik Islam Iran yang memiliki kewenangan memilih, mengawasi, dan secara teoritis memberhentikan Pemimpin Tertinggi (Rahbar).
Lembaga ini menjadi bagian penting dalam sistem politik Iran yang menggabungkan unsur republik dan teokrasi.
Majelis ini terdiri dari sekitar 88 ulama Syiah yang dipilih melalui pemilu setiap delapan tahun sekali.
Namun, calon anggotanya harus terlebih dahulu lolos seleksi dari Guardian Council, sehingga proses pencalonannya tetap berada dalam pengawasan lembaga keagamaan dan hukum negara.
Dibentuk setelah Revolusi Islam 1979, Majelis Para Ahli berperan krusial terutama saat terjadi kekosongan jabatan Pemimpin Tertinggi.
Selain memilih pengganti, lembaga ini juga bertugas menilai apakah pemimpin yang menjabat masih memenuhi syarat kepemimpinan sesuai konstitusi.
Meski kabar terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sudah tersebar, namun hingga saat ini ada keterangan resmi dari Iran.
Dikutip dari Tribunnews, Mojtaba (56) merupakan putra tertua kedua Ali Khamenei dan dikenal memiliki hubungan yang kuat dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Mojtaba bukanlah ulama berpangkat tinggi.
Ia tidak pernah memegang jabatan resmi dan tidak memiliki peran formal dalam rezim tersebut.
Namun, ia diyakini memiliki pengaruh yang cukup besar di balik layar.
Ia pernah bertugas di angkatan bersenjata Iran selama perang Iran–Irak.
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Senin 18 Mei 2026 Pukul 13.30 WIB |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Belum Bisa Kembali ke Mandala Krida, Ini Langkah Manajemen hingga Respon Wali Kota |
|
|---|
| Penjelasan Epidemiolog UGM Seputar Hantavirus: Risiko Rendah Jadi Pandemi |
|
|---|
| Polda DIY Turun Tangan Asistensi Kasus Shinta Komala di Polresta Sleman |
|
|---|
| Dipicu Kecelakaan Lalu Lintas, Dua Suku di Papua Terlibat Perang, Belasan Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sosok-Ayatollah-Ali-Khamenei.jpg)