Dua Drone Hantam Markas CIA di Arab Saudi
Gedung yang menjadi markas CIA itu diserang dua pesawat tak berawak atau drone pada Senin (2/3/2026).
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, RIYADH - Serangan yang terhadap fasilitas milik Amerika Serikat dan Israel belum berhenti.
Sejumlah fasilitas AS di Timur Tengah terus menjadi sasaran militer Iran.
Termasuk salah satunya Stasiun Central Intelligence Agency (CIA) yang berada di Arab Saudi.
Gedung yang menjadi markas CIA itu diserang dua pesawat tak berawak atau drone pada Senin (2/3/2026).
Stasiun tersebut berada di kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Riyadh.
Meski belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu, namun diduga kuat adalah Iran seperti yang dikutip dari Reuters.
Dikutip dari Kompas.com, seorang sumber yang mengetahui insiden tersebut mengungkapkan bahwa meskipun stasiun CIA terkena dampak, belum ada bukti kuat bahwa kantor intelijen tersebut merupakan sasaran utama serangan.
"Tidak ada indikasi bahwa stasiun tersebut adalah targetnya," ujar sumber tersebut kepada Reuters, Selasa (3/3/2026).
Hingga saat ini, pihak CIA sendiri menolak memberikan komentar resmi terkait insiden yang menimpa fasilitas mereka di Riyadh tersebut.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi bahwa kompleks kedutaan dihantam oleh dua drone.
Baca juga: Sleman Kehilangan 2.222 Hektare Lahan Pertanian dalam 7 Tahun
Serangan ini memicu kebakaran kecil di lokasi dan menyebabkan sejumlah kerusakan material.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Serangan terhadap kedutaan tersebut merupakan bagian dari rentetan serangan yang terjadi menyusul gempuran AS dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Kedutaan Besar AS di Riyadh menjadi salah satu dari sekian banyak situs milik Washington yang menjadi sasaran sejak perang pecah.
Menanggapi situasi keamanan yang memburuk, misi diplomatik Washington di Arab Saudi mengeluarkan peringatan keras kepada warga Amerika untuk menjauhi area kedutaan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
| Trump Berubah Pikiran: Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang di Menit Terakhir |
|
|---|
| IRGC : Kami Punya Senjata Rahasia yang Tak Terbayangkan oleh AS dan Israel |
|
|---|
| Trump Ngebet Damai dengan Iran, Mau Gelar Perundingan Kedua |
|
|---|
| Peneliti PSKP UGM Sebut Masih Ada Peluang Konflik AS-Iran Mereda |
|
|---|
| Ketegangan AS-Iran Memuncak, Blokade Selat Hormuz Ancam Jalur Perdagangan Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Perang-Iran-vs-AS.jpg)