Ketika Kritik Penanganan Bencana Sumatera Berujung Teror
Sejumlah pihak yang gencar mengkritisi penanganan bencana Sumatera mendapatkan teror misterius dari orang yang tak bertanggung jawab
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Pria yang menjabat sebagai Manajer Iklim dan Energi Greenpeace ini mendapat banyak serangan di kolom komentar.
Ia juga menerima pesan bernada ancaman lewat dirrect message (DM) Instagram.
Lewat unggahan di Instagramnya, @greenpeaceid, Greenpeace menilai suara masyarakat soal banjir Sumatra adalah bentuk kepedulian terhadap korban dan juga merupakan bela negara.
Greenpeace menyayangkan, aksi tersebut justru dibalas pembungkaman dan ancaman.
"Saatnya suara masyarakat Indonesia didengar dengan lapang dada sebagai cermin untuk berbenah, bukan justru dibalas dengan ancaman," tulis Greenpeace, dikutip Tribunnews.com.
Sejumlah publik figur pun turut berkomentar mengenai teror bangkai ayam yang diterima Iqbal.
Hal ini terlihat dari kolom komentar unggahan Greenpeace mengenai teror tersebut.
"Salam solidaritas dan tetap bersuara," komentar Dandhy Laksono.
"Norak banget cara-cara kayak gini, rakyat bukan musuh," tulis Bella Fawzi.
"Kasihan binatangnya," kata artis Maudy Wilhelmina.
"Stay strong as you always are (Tetap kuat seperti biasanya). Big hug dari Mbok Niluh," ujar senator asal Bali, Ni Luh Djelantik.
Banjir Terjang Tiga Provinsi
Sebelumnya, banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November.
Banjir dipicu curah hujan yang sangat tinggi disertai kerusakan kawasan hutan.
Akibat bencana alam ini, ribuan orang meninggal dunia, ribuan rumah terendam, akses jalan terputus, dan aktivitas warga terganggu.
Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat aman, sementara fasilitas umum ikut terdampak.
Pemerintah daerah bersama BPBD melakukan evakuasi, penyaluran bantuan, dan penanganan darurat, serta mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor.
Pemerintah pusat juga turun langsung untuk membantu penanganan korban bencana ini.
Artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com
| 17 Jembatan Bailey Selesai Dibangun di Aceh, Sumut dan Sumbar |
|
|---|
| UGM Kembangkan Geoportal Peta Kebencanaan Sumatra Berbasis Data Spasial |
|
|---|
| Teror terhadap Aktivis hingga Influencer, Pakar: Upaya Sistematis Bungkam Suara Kritis |
|
|---|
| Tiga Langkah Strategis Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera |
|
|---|
| Dompet Dhuafa Kirim 11 Truk Kemanusiaan Angkut 75 Ton Bantuan Bencana Sumatra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketika-Kritik-Penanganan-Bencana-Sumatera-Berujung-Teror.jpg)