Begini Cerita Dewi Astutik Bisa Terjerumus Dalam Jaringan Narkoba Internasional
Dewi menjadi aktor utama penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun di wilayah Indonesia pada Mei 2025 lalu.
Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok BNN
Dewi Astutik, gembong narkoba Internasional tiba di Jakarta, Selasa (2/12/2025) malam, usai ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).
Lantas, penangkapan pada awal Desember membuat pihak keluarga terkejut.
Bahkan, suami Dewi tidak mengetahui kalau istrinya terlibat dalam bisnis terlarang.
“Suaminya sampai tidak tahu kalau PAR alias Dewi terlibat jaringan narkotika,” ungkap Suyudi.
Keluarga Dewi di Ponorogo, Jawa Timur mengaku pasrah atas keadaan yang ada.
“Saya syok, tapi saya pasrah. Lihat di foto, benar itu istri saya (Dewi Astutik alias Pariyatin),” ujar Sarno, suami Dewi, saat ditemui di rumahnya di Lingkungan Jepun, Desa/Kecamatan Balong, Ponorogo, Rabu (3/12/2025).
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.
Baca Juga
| Nekat Produksi Sabu Pakai Laboraturium Mini, Pemuda di Sewon Bantul Diringkus BNN |
|
|---|
| Ketika Badan Narkotika Nasional Studi Banding ke Desa Ponggok Klaten |
|
|---|
| Crazy Rich di Sumsel Diduga Terlihat Kasus Narkoba, Rumahnya Digeledah BNN |
|
|---|
| Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Kelas Kakap Asal Ponorogo, Jajaran Pimpinan Golden Triangle |
|
|---|
| Mbak Dewi Astutik, PMI Asal Ponorogo Ini jadi Pengendali Jaringan Narkoba di Kawasan Golden Triangle |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dewi-Astutik-gembong-narkoba-Internasional-tiba-di-Jakarta-Selasa-2122025.jpg)