Sabu, Satire, dan Siti Mawarni
Lagu diaransemen oleh kreator konten Amir Wahyudi Harahap dari dendang sahur ”Siti Fatimah”.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Lagu "Siti Mawarni" ciptakan Amin Wahyudi Harahap viral sebagai kritik keras terhadap kondisi darurat narkoba di Sumatera Utara dan Indonesia.
- Amin menegaskan Siti Mawarni dan ayahnya, Solehudin, adalah tokoh fiktif yang sengaja diciptakan untuk menggantikan nama Siti Fatimah agar lebih pantas disandingkan dengan lirik bertema narkoba.
- Melalui lirik yang menyindir bandar dan "beking" sabu, lagu ini menjadi sarana perlawanan sosial serta harapan agar pemberantasan narkoba dilakukan lebih serius.
TRIBUNJOGJA.COM - Sejak pertengahan April lalu, lagu "Siti Mawarni" viral di media sosial.
Lagunya banyak beredar di TikTok, Youtube, Instgram, Facebook dan lainnya.
Lagu diaransemen oleh kreator konten Amir Wahyudi Harahap dari dendang sahur ”Siti Fatimah”.
Lirik lagunya sederhana namun maknanya begitu mendalam.
Lagu ini menjadi satire tentang kondisi darurat narkoba di Sumatera Utara.
Amir Wahyudi Harahap mengaransemen lagu itu sebagai bentuk kritik terhadap peredaran narkoba yang semakin merajarela di Sumatera Utara.
Peredaran narkoba itu tak lepas dari beking yang ada di belakang para bandar narkoba.
Berikut liriknya yang sederhana namun memiliki makna yang begitu mendalam :
Siti Siti Mawarni ya Incek Anak Labuhanbatu
Siti Siti Mawarni ya Incek bintiya Solehudin (2x)
Kalau ada orang yang nyabu yang Allah cepat kasih azabnya
Sabu banyak di Sumut ya Allah bandar Sabu kaya semua
Kalau yang Backing Sabu ya Allah cepat cabut nyawanya
Kalau tak dimatikan ya Allah rakyat kita rusak semua
| Waspadai Jalur Narkoba di Bandara YIA, BNNP DIY Usul Pembentukan Unit Layanan P4GN |
|
|---|
| Polres Bantul Selidiki Asal-usul Pil Sapi yang Dikonsumsi Remaja Asal Magelang |
|
|---|
| Tiga Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polisi, Sembunyikan 1.450 Pil Sapi di Kardus HP |
|
|---|
| Polres Bantul Sita 11.175 Pil Yarindo, Tersangka Asal Sleman Ngaku Beli Rp10 Juta via COD |
|
|---|
| Prevalensi Peredaran Narkotika di DIY, 70 Persen Pengguna Psikotropika dan Obat G |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sabu-Satire-dan-Siti-Mawarni.jpg)