Bawaslu Bantul Gelar Program Goes To School, Berikan Bekal Bagi Pemilih Pemula
Program Bawaslu goes to school itu dijalankan secara serentak oleh semua jajaran pengawas dengan melibatkan panwaslucam di 17 kecamatan.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul melakukan Bawaslu goes to school dalam rangka memberikan bekal bagi pemilih pemula, khususnya pelajar SMA dan SMK di Bantul.
Koordinator divisi pencegahan, partisipasi masyarakat dan humas Bawaslu Bantul, Dewi Nurhasanah, menuturkan program Bawaslu goes to school itu dijalankan secara serentak oleh semua jajaran pengawas dengan melibatkan panwaslucam di 17 kecamatan.
"Dalam kegiatan ini nantinya pemilih pemula yang terdiri dari para pelajar SMA dan SMK akan diperkenalkan dengan kelembagaan pengawas Pemilu, termasuk tugas dan kewanangannya," ucapnya melalui keterangan resmi yang diterima, Rabu (17/7/2024).
Selain itu para pelajar juga akan diberikan gambaran tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2024.
Selanjutnya, para siswa juga akan diberikan penjelasan tentang kerawanan pemilihan diantaranya praktik politik uang serta adanya politisasi SARA.
"Para pelajar sebagai pemilih pemula ini juga dibekali peran-peran yang bisa dilakukan terutama untuk melakukan pengawasan partisipatif," katanya.
Mereka bisa secara aktif melakukan pengawasan partisipatif dan melaporkan kepada pengawas kecamatan atau pengawas desa apabila menemukan pelanggaran dalam tahapan pemilihan.
Baca juga: Bawaslu DIY Meminta Masyarakat Lapor ke Posko Aduan Jika Belum Terdaftar Coklit Pilkada 2024
Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho, menyampaikan program Bawaslu goes to school merupakan kerjasama Bawaslu Bantul dengan Balai Dikmen Bantul.
"Saat ini, Bawaslu Bantul sedang fokus pada 31 sekolah baik SMA dan SMK negeri yang ada di Bantul. Tapi, ke depan Bawaslu Bantul juga akan menyasar pelajar Madrasah Aliyah yang ada di Bantul," tuturnya.
Didik menegaskan untuk siswa yang menjadi peserta program ini difokuskan siswa kelas XI.
Hal ini karena rata-rata siswa kelas XI merupakan anak yang lahir di tahun 2007 yang notabene adalah pemilih pemula dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2024.
Sebelumnya, KPU Bantul menyampaikan telah menerima Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) sebanyak 748.766 orang.
Selanjutnya saat ini sedang dilakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) sejak tanggal 24 Juni sampai dengan 24 Juli 2024.(*)
| Jatah MBG ke Pelajar Kulon Progo Mulai Didistribusikan untuk 5 Hari dalam Sepekan |
|
|---|
| Seorang Pelajar SMK Tewas Kena Lemparan Batu di Seyegan Sleman, Begini Kronologinya |
|
|---|
| Sukseskan Pilur 2026, KPU dan Bawaslu Bantul Siap Sinergi dengan Pemkab |
|
|---|
| Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Gladiatoran Geng Pelajar di Yogyakarta |
|
|---|
| Polisi Beberkan Kronologi Penangkapan dan Peran Tersangka Perkelahian 'Gladiatoran' Pelajar di Jogja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Langkah-Baru-Pengawasan-Pilkada-Bawaslu-Berupaya-Bentuk-Relawan-Pengawasan-Partisipatif.jpg)