Terdeteksi Sejak Agustus Lalu, Sudah Ada 62 Kasus Superflu di Indonesia
Kementrian Kesehatan mendeteksi ada 62 kasus virus influenza tipe A H3N2 subclade K atau sering disebut 'superflu' di 8 provinsi di Indonesia
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Sebaliknya, selesma atau common cold yang disebabkan oleh berbagai jenis virus lain umumnya memiliki karakteristik yang lebih ringan, seperti:
- Jarang demam
- Sakit kepala jarang terjadi
- Nyeri dan pegal ringan
- Jarang lemah, kalaupun iya hanya tergolong ringan
- Sering mengalami pilek
- Mengalami bersin-bersin dan sakit tenggorokan
- Kadang disertai batuk
- Komplikasi yang terjadi sinus atau infeksi telinga.
Dari perbandingan tersebut, selesma yang disebabkan oleh berbagai jenis virus umumnya bersifat ringan.
Sebaliknya, flu akibat virus influenza dapat menimbulkan gejala berat.
"Seringkali orang awam mengaku dirinya sedang 'flu berat'. Flu berat itu biasanya sampai demam menggigil, nyeri otot, sakit kepala. Saking sakitnya hingga tidak masuk kerja atau tidak masuk sekolah," tuturnya.
Nastiti menjelaskan, yang dikatakan flu berat oleh masyarakat awam ini mungkin disebabkan oleh virus influenza.
"Tapi kalau demam, batuk ringan, aktivitas tidak terlalu terganggu, lalu dua hari sudah sembuh itu mungkin disebut dengan common cold atau bahasa Melayu nya selesma," lanjutnya.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
| Varian Superflu: Pakar UGM Ingatkan Risiko Fatal bagi Kelompok Rentan |
|
|---|
| Satu Balita di DIY Terpapar Superflu |
|
|---|
| Cara Menyembuhkan Flu Tanpa Obat, Konsumsi Sederet Makanan dan Minuman Ini |
|
|---|
| Cara Mencegah Flu Singapura pada Anak dan Balita dari Dokter Spesialis Anak RS Panti Rapih Yogya |
|
|---|
| Waspada Serangan Jantung: Wanita Wajib Tahu, Inilah Gejala yang Cenderung Dialami Kaum Hawa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-foto-sakit-flu-ilustrasi-virus-HMPV-ilustrasi-flu.jpg)