Penjelasan Mengapa Hubungan Pasangan Anxious–Avoidant Sering Rumit

Orang dengan anxious attachment cepat merasa cemas ketika pasangan menjauh, sebaliknya, pemilik avoidant attachment cenderung menarik diri.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja
ILUSTRASI: Di media sosial, topik soal hubungan avoidant dan anxious attachment kembali ramai dibicarakan. Banyak yang bertanya-tanya kenapa dua tipe ini sering bentrok dalam hubungan. 

Salah satu pendekatan yang sering membantu pasangan dengan dinamika ini adalah Emotionally Focused Therapy (EFT).

Terapi ini fokus pada memahami pola emosi, bukan mencari siapa yang salah. Lewat EFT, pasangan belajar:

  • Memahami pemicu emosi masing-masing
  • hadir saat menghadapi konflik, bukan kabur atau menyerang
  • membangun komunikasi yang lebih aman
  • menciptakan kedekatan tanpa bikin salah satu merasa tercekik atau ditinggalkan
  • Pendekatan ini banyak digunakan karena membantu pasangan memutus pola lama dan menciptakan hubungan yang lebih aman.

Pendekatan ini banyak digunakan karena membantu pasangan memutus pola lama dan menciptakan hubungan yang lebih aman.

Bagaimana Agar Hubungan Avoidant - Anxious Lebih Sehat? 

1. Kenali dulu pola masing-masing
Sadar bahwa “Aku cenderung menarik diri” atau “Aku gampang panik kalau nggak ada respons” membantu memutus siklusnya.

2. Beri ruang, tapi jelas batasnya
Avoidant boleh butuh waktu sendiri, tapi harus dikomunikasikan.
Contoh: “Aku butuh waktu sejam buat nenangin diri ya, nanti kita ngobrol lagi.”

3. Validasi perasaan, bukan saling menyalahkan
Anxious butuh kepastian, avoidant butuh ruang. Dua-duanya valid, yang penting komunikasinya.

4. Bangun komunikasi yang lebih aman
Gunakan kalimat “Aku merasa…” daripada “Kamu selalu…”.

5. Pertimbangkan konseling pasangan jika perlu
Bukan karena hubungan buruk, tapi karena ingin pola yang lebih sehat.

Jadi, hubungan avoidant - anxious bukan berarti tidak cocok, hanya lebih menantang.
Dengan kesadaran diri, komunikasi yang aman, dan kemauan untuk berubah, hubungan ini tetap bisa berjalan harmonis.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved