Fakta Menarik tentang Kimchi Korea Selatan dan Manfaat Kesehatannya
Kimchi bukan sekadar lauk pendamping di meja makan Korea Selatan, melainkan simbol budaya yang telah diakui secara global.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Sayuran direndam dalam larutan garam, dicampur cabai bubuk, bawang putih, jahe, dan ikan fermentasi, lalu dibiarkan berfermentasi pada suhu ruang selama beberapa hari sebelum disimpan dingin.
Fermentasi ini tidak hanya menghasilkan rasa asam-pedas yang khas, tetapi juga meningkatkan nilai gizi.
Fakta menarik kimchi adalah salah satu makanan fermentasi tertua di dunia, lebih tua dari sauerkraut Jerman atau pickle India.
Di Korea, ada museum kimchi di Seoul yang menampilkan evolusi resep dari masa dinasti Joseon hingga era modern.
Bahkan, selama perang Korea (1950-1953), kimchi menjadi sumber nutrisi utama bagi tentara karena daya tahannya yang luar biasa.
Manfaat Kesehatan Kimchi
Kimchi bukan hanya lezat, tapi juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.
Berikut beberapa manfaat utamanya.
1. Sumber Probiotik Alami untuk Kesehatan Usus
Fermentasi kimchi menghasilkan probiotik yang mendukung flora usus sehat.
Mengkonsumsi kimchi secara rutin dapat mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar (IBS) dan meningkatkan pencernaan.
Probiotik ini juga membantu mencegah infeksi saluran cerna dengan menghambat pertumbuhan bakteri jahat seperti E. coli.
2. Kaya Antioksidan dan Vitamin untuk Sistem Kekebalan Tubuh
Kimchi mengandung vitamin C, A, dan B yang tinggi, serta antioksidan dari cabai dan bawang putih.
Kimchi dapat meningkatkan aktivitas sel imun, sehingga efektif melawan flu dan infeksi.
Di Korea, kimchi sering dikonsumsi saat musim dingin untuk mencegah pilek dan sebagainya.
| Harga Minyak Goreng Melonjak, Pengusaha Kuliner di Kulon Progo Dilema Naikkan Harga |
|
|---|
| Menilik Eksistensi Coffee Maritim Dekat Jembatan Kretek 2 Bantul |
|
|---|
| Momen Sekjen PDIP dan Hasto Wardoyo Makan Siang Brongkos di Kantin Balai Kota Yogyakarta |
|
|---|
| Menyesap Nostalgia di Pasar Beringharjo, Kala Wingko dan Bakpia Ngasem Jadi Primadona Baru Wisatawan |
|
|---|
| Pikat Generasi Muda, Kuliner Tradisional 'Naik Kelas' di Jogja Food & Beverage Expo 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kimchi_20171122_183717.jpg)