Harga Minyak Goreng Melonjak, Pengusaha Kuliner di Kulon Progo Dilema Naikkan Harga
Naiknya harga minyak goreng membuat pengusaha kuliner ikut pusing dalam mengatur operasional usahanya.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Pengusaha kuliner di Kulon Progo dilema untuk menaikkan harga makanan menyesuaikan harga minyak goreng yang saat ini melonjak
- Naiknya harga minyak goreng membuat pengusaha kuliner ikut pusing dalam mengatur operasional usahanya.
- Pedagang berharap harga minyak goreng tidak mengalami kenaikan terus-menerus, bahkan kalau bisa turun.
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Harga minyak goreng sawit bermerek terpantau mengalami lonjakan cukup tinggi di sejumlah daerah, termasuk di Kulon Progo.
Naiknya harga minyak goreng membuat pengusaha kuliner ikut pusing dalam mengatur operasional usahanya.
Seperti Sri Wahyuni, yang memiliki warung makan sederhana di Pasar Wates, Kulon Progo.
Sri mengatakan naiknya harga minyak goreng sudah dirasakan saat menjelang Lebaran kemarin.
"Setelah Lebaran harganya malah makin mahal, bukannya turun," kata Sri ditemui pada Kamis (16/04/2026).
Ia pun merasa kenaikan harga minyak goreng sangat memberatkan bagi pengusaha kuliner seperti dirinya.
Sebab margin keuntungannya sudah terbatas, sedangkan harga bahan malah naik.
Sri pun mengaku tak ada pilihan selain melakukan penyesuaian pada makanan yang dijual.
Terutama pada gorengan yang jadi salah satu item makanan di warungnya.
"Ukuran gorengan saya kecilkan, tapi harganya tetap sama," ujarnya.
Sri pun berharap harga minyak goreng tidak mengalami kenaikan terus-menerus, bahkan kalau bisa turun.
Apalagi keuntungannya sudah kecil dengan kondisi seperti ini.
Baca juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Kulon Progo Melonjak, Pasokannya pun Menurun
Naikkan Harga Gorengan
Pengusaha kuliner lainnya, Ayu secara gamblang memilih untuk menaikkan harga gorengan yang dijual.
Biasanya, tiga buah gorengan dijual dengan harga Rp2000, namun sekarang 1 gorengan dijual seharga Rp1000.
| Kulinerun 2026 Kulon Progo Diikuti Lebih dari 1.000 Peserta, Jelajahi Keindahan Alam di Nanggulan |
|
|---|
| Pemuda Muhammadiyah dan NU Kompak Desak Pemkab Kulon Progo Larang Total Peredaran Mihol |
|
|---|
| Warga Palihan dan Glagah Menanti Janji Pembentukan Tim Pengadaan TKD oleh Pemkab Kulon Progo |
|
|---|
| Cerita Pengusaha Truk Towing di Kulon Progo Sulit Dapat Solar Subsidi, Akun Diblokir Mendadak |
|
|---|
| Ritual Tribuana Manggala Bhakti, Tradisi Umat Buddha Menoreh Kulon Progo untuk Jaga Bumi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261604-Pengusaha-kuliner-di-Kulon-Progo.jpg)