Cerita Pengusaha Truk Towing di Kulon Progo Sulit Dapat Solar Subsidi, Akun Diblokir Mendadak
Mereka tidak bisa mendapatkan solar subsidi karena tidak bisa mendaftar di aplikasi milik Pertamina.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Para pengusaha dan pramudi truk gendong atau truk towing di Kulon Progo tengah diresahkan dengan sulitnya mendapatkan solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Mereka pun terpaksa memakai solar non subsidi yang harganya jauh lebih mahal.
Dedy Sujatmoko, salah satu pengusaha truk towing di Kulon Progo menuturkan kesulitan tersebut sudah terjadi selama beberapa waktu terakhir.
Mereka tidak bisa mendapatkan solar subsidi karena tidak bisa mendaftar di aplikasi milik Pertamina.
"Kami tidak bisa mendaftar untuk mendapatkan barcode (kode batang) solar subsidi, bahkan kemarin yang sudah terdaftar mendadak diblokir," kata Dedy pada wartawan, Minggu (17/05/2026).
Padahal, untuk bisa mendapat solar subsidi, pihaknya harus memiliki barcode yang kemudian dipindai oleh petugas SPBU.
Tidak adanya barcode membuat operasional truk towing tidak berjalan lancar seperti biasanya.
Baca juga: Ritual Tribuana Manggala Bhakti, Tradisi Umat Buddha Menoreh Kulon Progo untuk Jaga Bumi
Menurut Dedy, kini usahanya beroperasi dengan dua opsi.
Opsi pertama yaitu terpaksa membeli solar non subsidi yang harganya lebih tinggi, sedangkan opsi kedua terpaksa memberhentikan operasional sejumlah armada.
"Padahal kendaraan towing sangat bergantung pada solar untuk keperluan operasional sehari-hari," ujarnya.
Penyesuaian Tarif
Dedy mengaku terpaksa menyesuaikan tarif kirim unit kendaraan memakai truk towing miliknya.
Penyesuaian itu berakibat pada penurunan pemesanan karena banyak yang membatalkan.
Ia pun merasa dirugikan dengan kondisi tersebut.
Dedy berharap ada kejelasan dari pihak terkait, termasuk pemerintah terkait aturan pemakaian solar bersubsidi.
Sebab truk towing berperan penting dalam layanan transportasi hingga evakuasi kendaraan di kondisi darurat.
| Ritual Tribuana Manggala Bhakti, Tradisi Umat Buddha Menoreh Kulon Progo untuk Jaga Bumi |
|
|---|
| Cara Bulog Mengawal Napas Petani dan Masa Depan Pangan di Kulon Progo |
|
|---|
| Sempat Mencoba Jalur Laut, 3 Calon Haji Prosedural Kembali Digagalkan di YIA |
|
|---|
| UGR Tol Yogyakarta-YIA Cair, Godaan Sales Datang Bertubi-tubi |
|
|---|
| Puluhan Warga Garongan Mengaku Juga Ditarik Uang oleh Lurah, Mengadu ke Bupati Kulon Progo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261705-Truk-towing-di-Kulon-Progo-gagal-dapat-solar-subsidi.jpg)