UGM Kembangkan Geoportal Peta Kebencanaan Sumatra Berbasis Data Spasial

Tim peneliti UGM mengembangkan Geoportal Informasi Dasar Kebencanaan berbasis data spasial untuk mendukung penanganan bencana di wilayah Sumatera.

Tayang:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo
Proses pencarian jasad yang tertimbun longsor di Desa Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara pada Jumat (5/12/2025) sore 

“Metode crowdsourcing adalah yang paling efektif pada tahap quick response, karena korban dapat melaporkan langsung apa yang mereka butuhkan dan di mana lokasinya. Dengan begitu, bantuan bisa disalurkan secara tepat sasaran dan dipantau secara spasial serta real time,” terang Kamal.

Meski demikian, Kamal mengakui pengembangan sistem ini menghadapi tantangan teknis, terutama pada aspek validasi dan keterbaruan data.

Informasi yang bersumber dari publik dinilai rentan terhadap hoaks dan duplikasi, sehingga seluruh laporan harus diverifikasi sebelum ditampilkan pada peta utama.

Dalam proses pemetaan kebencanaan tersebut, UGM melibatkan kontribusi dosen dan mahasiswa dalam berbagai tim.

“Mahasiswa tidak hanya belajar SIG, penginderaan jauh, dan kartografi di kelas, tetapi menerapkannya langsung untuk menyelamatkan nyawa. Inilah kontribusi kami sesuai bidang keilmuan dalam membantu penanganan bencana di Sumatera,” pungkas Kamal. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved