Program Speling Hadir di Grabag, Warga Kini Bisa Periksa Dokter Spesialis Tanpa Harus ke Rumah Sakit
Upaya mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat pedesaan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Magelang
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Upaya mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat pedesaan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Program Speling (Spesialis Keliling). Untuk pertama kalinya, kegiatan tersebut melibatkan Rumah Sakit Candi Umbul (RSCU) yang berkolaborasi dengan Puskesmas Grabag 1 dan digelar di Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag.
Kehadiran dokter spesialis langsung di tingkat desa disambut antusias masyarakat. Warga yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan layanan spesialis kini dapat memperoleh pemeriksaan, konsultasi, hingga pengobatan secara gratis di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kepala Puskesmas Grabag 1, drg. Rury Suryani, mengatakan Program Speling menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan dasar sekaligus memperluas jangkauan deteksi dini penyakit di masyarakat.
"Program Speling ini selaras dengan Cek Kesehatan Gratis yang selama ini kami lakukan. Kehadiran dokter spesialis di desa memperkuat upaya deteksi dini sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih cepat," ujar Rury.
Menurutnya, layanan kesehatan yang dihadirkan tidak hanya berupa konsultasi dokter spesialis, tetapi juga pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan USG bagi ibu hamil, hingga pemberian pengobatan langsung kepada pasien yang membutuhkan.
"Masyarakat tidak hanya diperiksa, tetapi juga mendapatkan edukasi kesehatan dan tindak lanjut pengobatan sesuai hasil pemeriksaan," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 110 warga memanfaatkan layanan yang disediakan.
Rinciannya terdiri dari 58 pasien layanan penyakit dalam, 19 pasien layanan kandungan, dan 33 pasien layanan kesehatan anak.
Rury menjelaskan, Program Speling juga berfungsi memperkuat sistem rujukan kesehatan.
Apabila ditemukan kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien dapat segera diarahkan ke fasilitas kesehatan yang sesuai.
"Selain memberikan layanan langsung, Speling juga berperan penting dalam memperkuat sistem rujukan. Pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat segera dirujuk ke fasilitas kesehatan yang sesuai," jelasnya.
Baca juga: PSMTI Kota Magelang Gelar Tebus Murah 2.000 Paket Sembako Diserbu Warga
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan perdana bersama RSCU tersebut, masyarakat dilayani oleh tiga dokter spesialis, yakni spesialis obstetri dan ginekologi, spesialis anak, serta spesialis penyakit dalam.
"Pelayanan yang diberikan sangat baik. Dokter-dokter hadir langsung di tengah masyarakat, komunikatif, dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh pasien," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Grabag, Sri Utari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan Program Speling yang ketujuh di wilayah Kecamatan Grabag.
Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kehadiran dokter spesialis di desa mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus mengurangi beban biaya dan waktu tempuh ke rumah sakit," kata Sri Utari.
Menurutnya, keterlibatan Rumah Sakit Candi Umbul dalam kegiatan tersebut menjadi langkah positif untuk memperkenalkan layanan rumah sakit kepada masyarakat sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan.
"Rumah Sakit Candi Umbul merupakan fasilitas kesehatan yang relatif baru. Melalui kegiatan ini masyarakat bisa lebih mengenal layanan yang tersedia dan mengetahui akses kesehatan yang bisa mereka manfaatkan," ujarnya.
Sri Utari menilai salah satu tantangan masyarakat desa dalam mendapatkan layanan spesialis adalah jarak, biaya transportasi, dan keterbatasan waktu. Karena itu, kehadiran layanan kesehatan langsung di desa menjadi solusi yang sangat membantu.
"Masyarakat tidak perlu meninggalkan pekerjaan seharian atau mengeluarkan biaya tambahan untuk pergi ke rumah sakit. Dokter spesialis yang datang langsung ke desa tentu sangat meringankan," katanya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, pemerintah desa, dan kader kesehatan, Program Speling diharapkan mampu memperluas pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa.
Lebih dari sekadar pelayanan medis, program ini menjadi jembatan yang mendekatkan masyarakat dengan layanan kesehatan spesialistik yang selama ini sulit dijangkau.
"Harapan kami, masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas sehingga berbagai penyakit dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat," pungkas Sri Utari. (*)
| Pemkab Magelang Kejar Predikat Wiwerda 2027, Program Kabupaten Sehat Terus Diperkuat |
|
|---|
| Pemkab Magelang Luncurkan Program 'Blonjo Warung Tonggo' untuk Gerakkan Ekonomi Kerakyatan |
|
|---|
| Jelang Pilkades Serentak 2026, Pemkab Magelang Perketat Awasi Dana Desa |
|
|---|
| 42 ASN Lolos Tahap Makalah, Siap Hadapi Wawancara Seleksi Terbuka JPTP Kabupaten Magelang 2026 |
|
|---|
| Tekun dan Konsisten Jadi Kunci Isti Raih Predikat Lulusan Dokter Spesialis Termuda UGM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Program-Speling-Hadir-di-Grabag-Warga-Kini-Bisa-Periksa-Dokter-Spesialis-Tanpa-Harus-ke-Rumah-Sakit.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.