Pemkab Magelang Kejar Predikat Wiwerda 2027, Program Kabupaten Sehat Terus Diperkuat

Program KKS menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan daerah berbasis kesehatan melalui keterlibatan aktif masyarakat dan lintas sektor.

Tayang:
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Yuki Pramudya
Rapat koordinasi pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Cemerlang Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Rabu (3/6/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang terus memperkuat pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, sehat, dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Penguatan program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Ruang Cemerlang Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Rabu (3/6/2026).

Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Magelang, Dian Grengseng Pamuji, mengatakan program KKS menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan daerah berbasis kesehatan melalui keterlibatan aktif masyarakat dan lintas sektor.

“Forum ini mendorong pembangunan berbasis kesehatan di berbagai kawasan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait,” kata Dian.

Menurutnya, konsep Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, tetapi juga mencakup lingkungan, pendidikan, pelayanan publik, hingga pembangunan kawasan yang mendukung kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Pada penilaian tingkat nasional tahun 2025, lanjutnya, Kabupaten Magelang berhasil meraih penghargaan Swasti Saba kategori Padapa dengan capaian nilai di atas 71 persen.

Dari sembilan tatanan yang dinilai, sektor pariwisata mencatat nilai tertinggi sebesar 91,67 persen, disusul sektor perkantoran dan industri dengan nilai 86,36 persen.

Meski demikian, beberapa sektor seperti transportasi, ketertiban lalu lintas, dan penanggulangan bencana masih menjadi perhatian untuk terus diperbaiki.

Dian menambahkan, masa berlaku Surat Keputusan (SK) tim KKS akan berakhir pada 2026 sehingga perlu dilakukan pembaruan sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian berikutnya.

“Pembaruan tim ini penting sebagai bentuk komitmen bersama dalam penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat,” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Magelang Hibahkan Rp158,75 Juta ke KPU untuk Perkuat Literasi Demokrasi Masyarakat

Sasaran Program dan Tugas Strategis

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, dr Herlina, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKS mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait penilaian KKS tingkat nasional.

Ia menyebutkan, sasaran utama program ini meliputi penguatan pemberdayaan masyarakat, kemitraan antara pemerintah dan swasta, hingga peningkatan kualitas lingkungan fisik, sosial, budaya, serta pelayanan kesehatan.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan kondisi yang mendukung produktivitas dan peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Herlina.

Menurutnya, Forum Kabupaten Sehat juga memiliki tugas strategis dalam membina kelompok kerja desa dan kelurahan sehat, mengoordinasikan kegiatan lintas wilayah, serta merumuskan prioritas pembangunan berbasis kesehatan.

Kabupaten Magelang kini menargetkan peningkatan penghargaan Swasti Saba dari kategori Padapa menjadi Wiwerda pada penilaian tahun 2027.

“Target kami naik ke kategori Wiwerda pada 2027,” tegas Herlina.

Herlina menjabarkan penilaian Kabupaten/Kota Sehat sendiri terbagi dalam tiga kategori penghargaan, yakni Padapa, Wiwerda, dan Wistara.

Pemkab Magelang optimistis target peningkatan predikat tersebut dapat tercapai melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved