Misteri Api di Rumah Warga Sleman
Tanggapi Kebakaran Misterius di Sleman, Pakar di Bidang Teknik Kimia Jelaskan Unsur Segitiga Api
Menurutnya, kebakaran dapat terjadi karena ada unsur segitiga api, yaitu bahan bakar, udara atau oksigen kadar tertentu, dan sumber api.
Penulis: OSE | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Pakar di Bidang Teknik Kimia UGM, Prof. Ir. Chandra Wahyu Purnomo, M.Eng., D.Eng., IPM. menanggapi fenomena munculnya api di rumah warga di Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman.
Unsur segitiga api
Menurutnya, kebakaran dapat terjadi karena ada unsur segitiga api, yaitu bahan bakar, udara atau oksigen dengan kadar tertentu, dan sumber api.
Diketahui, sejak pertama muncul pada Jumat malam (22/5/2026) lalu, hingga kini telah tercatat lebih dari 40 kali api muncul secara acak di beberapa sudut rumah milik Agus Yani tersebut.
Munculnya api misterius yang tidak diketahui sumber pemantiknya tersebut membuat keluarga di rumah itu tidak tenang. Pasalnya, lengah sedikit saja, api yang muncul jika tidak segera dipadamkan bisa mengakibatkan kebakaran fatal.
Tim gegana sudah mengecek dan menduga titik api misterius itu muncul karena ada kebocoran gas metana dari septictank.
Namun setelah pembongkaran dan pembersihan septic tank, api masih muncul berkali-kali di rumah tersebut, membakar barang seperti kusen pintu, kain handuk, sofa bahkan pralon pipa air, di waktu yang berbeda-beda.
Menanggapi peristiwa munculnya api di rumah warga Seyegan itu, Prof Chandra mengatakan tiga unsur segitiga api berupa bahan bakar, udara atau oksigen dengan kadar tertentu, dan sumber api, harus terpenuhi untuk terjadi kebakaran.
Ia menilai, kebakaran yang terjadi di rumah tersebut bisa jadi akibat adanya beberapa gas. Sebab, gas metana yang terjebak di ruangan tertutup umumnya menimbulkan ledakan.
"Dan itu ada range persenannya, sekitar 5-15 persen. Juga harus terpenuhi segitiga api, ada oksigen atau udara, ada pemicu kebakarannya juga, misal puntung rokok, kompor, atau korek, atau mungkin stop kontak," katanya, Kamis (28/5/2026).
"Kalau metan yang terkumpul di ruang tertutup, kemudian tersulut, biasanya ledakan. Tetapi kan di rumah itu ada pemotongan ayam ya, kemungkinan ada campuran-campuran gas tertentu, yang tidak hanya metan," sambungnya.
Kemungkinan ada gas selain metana
Selain metana, ada kemungkinan gas lain yang terbentuk seperti amonia, NH3, H2S. Namun, gas tersebut dapat tercium.
Selain gas-gas tertentu yang terbentuk karena septictank, perlu juga bahan-bahan kimia yang ada di sekitar rumah.
Prof Chandra menyebut ada beberapa bahan kimia yang mungkin uapnya dapat berbahaya, seperti peroksida, klorin, dan lain-lain.
Uap dari bahan kimia tersebut dapat menambah potensi kebakaran.
"Kemungkinan tidak hanya limbah domestik, tidak hanya limbah rumah tangga, jadi mungkin lebih kompleks, apalagi kalau pakai desinfektan yang kemudian mengalir ke septictank. Bisa jadi campuran-campuran itu menyebabkan slow ignition (pembakaran lambat yang menjadi pemicu kebakaran)," terangnya.
| Basarnas DIY Pantau Fenomena Api Misterius di Rumah Warga Seyegan Sleman |
|
|---|
| Dosen Teknik Kimia Sebut Ada Kemungkinan Gas Lain yang Jadi Penyebab Teror Api di Seyegan Sleman |
|
|---|
| Lacak Sumber Pemicu Api Misterius di Seyegan, BPBD Sleman Koordinasi Pertamina hingga Ahli Geologi |
|
|---|
| Breaking News : Titik Api Muncul Lagi di Rumah Agus Yani Sore Ini |
|
|---|
| BPBD Sleman Berencana Gandeng Ahli Geologi Atasi Teror Api Misterius di Rumah Warga Seyegan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kesaksian-Warga-Sleman-Api-Misterius-Tiba-tiba-Membesar-dan-Melalap-Sofa-di-Ruang-Tengah.jpg)