Antisipasi Penyakit Hewan Kurban, DPRD Kota Yogya Ingatkan Pentingnya Edukasi Panitia
Menurutnya, persiapan wajib mencakup pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban, edukasi bagi panitia kurban
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta mendesak Pemkot untuk mengintensifkan pengawasan kesehatan hewan kurban di semua sentra penjualan menjelang Iduladha.
- Ia juga menekankan pentingnya pembekalan bagi panitia kurban terkait tata cara penyembelihan, higienitas daging, hingga pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan.
TRIBUNJOGJA.COM - Menjelang perayaan Iduladha 1447 H, kesiapan penanganan hewan kurban di Kota Yogyakarta menjadi sorotan kalangan legislatif.
Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Triyono Hari Kuncoro, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera mengintensifkan persiapan di berbagai lini.
Pengawasan ketat
Menurutnya, persiapan wajib mencakup pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban, edukasi bagi panitia kurban, hingga kesiapan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
Langkah cepat dinilai krusialis demi memastikan pelaksanaan ibadah kurban di Kota Pelajar dapat berjalan aman, lancar, dan sepenuhnya sesuai dengan syariat Islam.
Kuncoro menegaskan, pengawasan kesehatan hewan jadi prioritas, guna mencegah penyebaran penyakit sekaligus menjamin kualitas daging kurban yang nantinya didistribusikan kepada warga.
"Pemerintah Kota melalui dinas terkait harus segera turun ke lapangan. Lakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara menyeluruh di semua sentra penjualan," tegasnya, Selasa (26/5/26).
Ia juga menambahkan, agar instansi terkait tidak teledor dalam melakukan skrining kesehatan di lokasi-lokasi penjualan yang tersebar di wilayah.
Syarat-syarat administrasi seperti surat keterangan kesehatan hewan harus terpenuhi karena sebagian besar komoditas kurban berasal dari luar daerah.
"Kota Yogyakarta tidak boleh kecolongan. Pemerintah harus memastikan setiap hewan yang dijual memenuhi syarat syar'i dan bebas dari penyakit menular," ucapnya.
Pembekalan panitia kurban
Tidak hanya fokus pada kondisi fisik hewan, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyoroti pentingnya pembekalan bagi para panitia kurban di lapangan.
Mulai dari tata cara penyembelihan yang benar, penanganan daging yang higienis, hingga manajemen pengelolaan limbah kurban agar tidak mencemari lingkungan.
"Panitia kurban di masjid-masjid dan lembaga sosial perlu dibekali pengetahuan yang memadai. Penyembelihan harus dilakukan dengan cara yang ihsan (baik), dan pembagian daging harus merata dan tepat sasaran, terutama bagi warga yang membutuhkan," cetusnya.
Di sisi lain, terkait persiapan sosial keagamaan, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas.
Pihaknya berharap, Hari Raya Kurban tahun ini bisa menjadi sarana meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antar warga masyarakat.
"Mari kita jadikan Iduladha sebagai wujud syukur dan kepedulian kita terhadap sesama. Semoga pelaksanaan kurban tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua, khususnya warga Kota Yogya," pungkasnya. (aka)
| Libur Panjang Iduladha: Okupansi Hotel di Jogja Moncer, Tapi Biaya Produksi Melejit |
|
|---|
| Wali Kota Yogya Tegaskan Kesiapan Lahan Parkir Hadapi Libur Iduladha |
|
|---|
| Kebahagiaan Warga Gemblakan Bawah Yogya, Dapat Alokasi Sapi Kurban dari Presiden Prabowo |
|
|---|
| Prabowo dan Sri Sultan HB X Salurkan 17 Sapi Kurban, Berkah Idul Adha untuk Peternak Lokal DIY |
|
|---|
| Jadi Primadona Iduladha, 4.700 Sapi Gunungkidul Laris Manis Diburu Warga Luar Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dprd-kota-yogyakarta-soal-kurban.jpg)