Wali Kota Yogya Tegaskan Kesiapan Lahan Parkir Hadapi Libur Iduladha
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyatakan kesiapannya untuk menyambut gelombang kunjungan wisatawan saat libur iduladha
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyatakan kesiapannya untuk menyambut gelombang kunjungan wisatawan pada momen libur panjang Iduladha.
Selain memastikan faktor keamanan dan kebersihan, sektor penataan kantong parkir untuk menampung kendaraan pelancong menjadi salah satu fokus utama yang telah diantisipasi.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan, momentum libur panjang yang dimulai sejak Rabu (27/5/2026) nanti menjadi peluang besar bagi sektor pariwisata dan pergerakan roda perekonomian di Kota Pelajar.
Oleh sebab itu, Pemkot Yogyakarta pun berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik maupun wisatawan yang hendak bertamasya di wilayahnya.
"Insyaallah kami mengkhidmat kehadiran para wisatawan di Kota Yogya dengan sebaik-baiknya. Saya berharap mereka bisa tinggal lebih lama. Kami senang ketika para wisatawan banyak yang berwisata di mana saja, tetapi kemudian menginapnya di Kota Yogya," ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: 1.222 Ketua RT dan RW di Kota Magelang Terima Honorarium
Menanggapi persoalan klasik terkait ketersediaan lahan parkir yang kerap menjadi tantangan saat musim liburan, Hasto menegaskan telah menyiapkan skema back-up untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan.
Masyarakat maupun wisatawan diimbau tidak perlu risau, karena sejumlah kantong parkir resmi dan strategis sudah disiagakan untuk menampung kendaraan pribadi atau rombongan.
"Selain tempat khusus parkir (TKP) yang ada di Ngabean dan Menara Kopi (Kotabaru), TKP Senopati juga masih bisa untuk parkir dalam bentuk katakanlah mobil-mobil roda empat yang kecil," tandas Wali Kota.
"Jadi, mobil-mobil pribadi maupun mobil rombongan seperti Elf, misalnya. Sehingga, sebetulnya di Senopati pun masih bisa untuk menampung parkir mobil-mobil pribadi dan mobil Elf, begitu," tambahnya.
Tidak hanya mengandalkan titik-titik parkir reguler, Pemkot Yogyakarta juga menyiapkan rencana darurat jika nantinya volume kendaraan wisatawan yang masuk membeludak hingga di luar perkiraan.
Dengan jaminan kesiapan infrastruktur parkir, regulasi lalu lintas, serta komitmen menjaga kebersihan kota, Hasto pun menjamin kenyamanan para pelancong.
"Suatu saat kalau memang parkir itu betul-betul perlu dikondisikan, kadang-kadang kita bisa memakai (kawasan) Among Rogo, kadang-kadang juga memakai Kridosono. Jadi saya kira cukuplah," ucapnya. (aka)
| Kebahagiaan Warga Gemblakan Bawah Yogya, Dapat Alokasi Sapi Kurban dari Presiden Prabowo |
|
|---|
| Jadi Primadona Iduladha, 4.700 Sapi Gunungkidul Laris Manis Diburu Warga Luar Daerah |
|
|---|
| Kabar Baik bagi PSIM Yogyakarta, Sultan Beri Sinyal Kuat Mandala Krida Bisa Digunakan Laskar Mataram |
|
|---|
| Wali Kota Yogya Tegaskan Aturan Jam Malam Anak Masih Berlaku, Minta Polisi Razia Tongkrongan Pelajar |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Dibeli dari Peternak Bantul Bakal Disembelih di Dua Lokasi Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wali-Kota-Yogyakarta-Tegaskan-Kesiapan-Lahan-Parkir-Hadapi-Libur-Iduladha.jpg)