Berita Kulon Progo
Harga Bright Gas 12 Kg Tembus Rp 240 Ribu di Kulon Progo
Harga LPG non-subsidi Pertamina dengan jenama Bright Gas di Kulon Progo mengalami lonjakan signifikan sejak April 2026. Kenaikan harga ini dirasakan
Penulis: IWE | Editor: Iwan Al Khasni
Peralihan ini menunjukkan bahwa kenaikan harga LPG non-subsidi berdampak langsung pada pola konsumsi masyarakat. Warga kelas menengah hingga pelaku usaha kecil kini lebih memilih LPG subsidi sebagai alternatif.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Lonjakan harga LPG non-subsidi di Kulon Progo tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga sektor usaha.
Pemilik rumah makan dan usaha kuliner harus menanggung biaya operasional lebih tinggi, sehingga keuntungan menurun.
Jika kondisi ini berlanjut, dikhawatirkan akan memengaruhi daya beli masyarakat dan keberlangsungan usaha kecil. Stabilitas harga LPG menjadi faktor penting bagi keberlanjutan ekonomi lokal. (ALX)
• Minyak Goreng hingga LPG dan BBM Nonsubsidi Jadi Komoditas Utama Penyumbang Inflasi DIY April 2026
| SLB PGRI Nanggulan Kulon Progo Gratiskan Biaya Pendidikan Anak Disabilitas |
|
|---|
| 10 KDMP di Kulon Progo Akan Dibangunkan Gerai dengan Bantuan Pusat |
|
|---|
| Cerita Warga Kulon Progo Terima Bantuan Bedah RTLH dari Baznas dan DPRD |
|
|---|
| Aturan Baru di Kulon Progo: Minimarket Tak Lagi Sediakan Kantong Plastik |
|
|---|
| Nasib Penyu Lekang Terdampar di Pantai Kulon Progo Terindikasi Radang Paru-paru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261905-Tabung-gas-LPG-nonsubsidi-di-Kulon-Progo-melonjak.jpg)