Berita Kulon Progo

10 KDMP di Kulon Progo Akan Dibangunkan Gerai dengan Bantuan Pusat

Sebanyak 10 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kulon Progo akan dibangunkan gerai dengan dukungan pemerintah pusat

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag UKM) Kulon Progo, Iffah Mufidati. 

 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 10 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kulon Progo akan dibangunkan gerai dengan dukungan pemerintah pusat, BUMN, dan kementerian terkait. Program ini diharapkan memperkuat peran KDMP sebagai penyalur bahan pangan lokal

 

Tribunjogja.com Kulon Progo -- Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan perkembangan. 

Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag UKM) Kulon Progo pun aktif memantau jalannya program tersebut.

Kepala Disperindag UKM Kulon Progo, Iffah Mufidati, menyampaikan terdapat 10 KDMP yang akan dibantu untuk pembangunan gerai.

“Pembangunan gerainya akan dibantu oleh pemerintah pusat, dengan leading sector oleh Kodim 0731/Kulon Progo,” kata Iffah kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).

10 KDMP tersebut berada di Kalurahan Nomporejo, Banjarharjo, Tanjungharjo, Sentolo, Salamrejo, Tuksono, Tirtorahayu, Pendowoharjo, Gulurejo, dan Ngestiharjo. Dukungan juga datang dari PT Agrinas, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dukungan Pemerintah dan Kementerian
Selain itu, KDMP juga mendapat dukungan dari kementerian terkait. Menurut Iffah, sebanyak delapan orang Business Assistant (BA) dan Project Manager Officer (PMO) diterjunkan untuk membantu 10 KDMP tersebut.

“Misalnya membantu proses penyiapan legalitas dalam melaksanakan kegiatan usaha, seperti adanya Nomor Izin Berusaha (NIB),” jelasnya.

Disperindag UKM Kulon Progo juga berupaya mendekatkan KDMP dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), lembaga yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hubungan usaha KDMP dan SPPG nantinya berkaitan dengan penyaluran bahan baku pangan untuk MBG. KDMP akan berperan sebagai penyalur bahan pangan sesuai potensi tiap kalurahan.

“Saat ini sudah ada 37 SPPG di Kulon Progo, semoga bisa jadi peluang bagi KDMP sebagai penyalur bahan baku,” ujar Iffah.

Kendala Operasional KDMP Kembang

Sejumlah KDMP di Kulon Progo saat ini mulai beroperasi dengan memanfaatkan potensi wilayah masing-masing. Salah satunya di Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan.

Ketua KDMP Kembang, Anjar Asmoko, mengatakan pihaknya sudah melakukan penjualan pupuk, benih, dan tabung gas. Namun ia mengakui masih ada sejumlah kendala operasional.

“Salah satunya untuk gerai masih memanfaatkan lahan seadanya, belum sesuai standar,” jelas Anjar.

Ia berharap ada dukungan dari pemerintah agar gerai KDMP Kembang bisa sesuai standar, sehingga keberlanjutan bisnis dapat terjamin dan memberikan keuntungan bagi masyarakat setempat. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved