Berita Kulon Progo

Dampak Dana Desa APBD Kulon Progo 2026 Dipangkas Rp14,7 Miliar

Alokasi Dana Desa dari APBD 2026 Kulon Progo dipangkas hingga lebih dari Rp14 miliar. 

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
Dok.Istimewa
ILUSTRASI: Alokasi Dana Desa Kulon Progo dalam R-APBD 2026 dipangkas Rp14,7 miliar 

 

Ringkasan Berita:
 
  • Pemangkasan ini berpotensi berdampak pada program Posyandu, PAUD, hingga pembangunan infrastruktur di kalurahan

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO – Alokasi Dana Desa dari APBD 2026 Kulon Progo dipangkas hingga lebih dari Rp14 miliar. 

Pemangkasan ini berpotensi berdampak pada berbagai program kegiatan di kalurahan.

Ketua Paguyuban Lurah se-Kulon Progo Bodronoyo, Danang Subiantoro, mengatakan banyak kegiatan yang kemungkinan tidak bisa didanai atau bahkan tidak dilaksanakan sama sekali.

Lurah Margosari, Kapanewon Pengasih ini, mencontohkan program di wilayahnya. 

Berdasarkan pembahasan APBKal 2026, program yang paling potensial terkena pengurangan adalah infrastruktur fisik, termasuk kegiatan rutin seperti Posyandu dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Anggaran operasionalnya bisa berkurang dan otomatis kegiatannya terdampak,” ujar Danang Danang dihubungi pada Selasa (02/12/2025).

Ia menambahkan, perlu ada koordinasi lebih lanjut dengan Pemkab Kulon Progo terkait apakah anggaran kegiatan rutin tersebut boleh dikurangi atau tidak.

Penurunan Anggaran

Danang memperkirakan Kalurahan Margosari akan menerima Dana Desa sekitar Rp886 juta pada 2026, turun dari sekitar Rp1,5 miliar pada 2025. 

“Besaran Dana Desa tiap kalurahan berbeda-beda, tergantung luas wilayah dan jumlah penduduk,” jelasnya.

Dalam Rancangan APBD 2026 Kulon Progo, Dana Desa dikurangi sebesar Rp14.770.758.000, atau sekitar 15 persen, dari sebelumnya Rp97,4 miliar menjadi Rp82 miliar.

Penjelasan Dinas Terkait

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kulon Progo, Muhadi, menjelaskan pengurangan Dana Desa merupakan keputusan pemerintah pusat.

“Pengurangannya bisa berdampak ke beberapa sektor, seperti pembangunan dan pemberdayaan di kalurahan,” ujarnya.

Muhadi berharap kalurahan dapat memanfaatkan Dana Desa yang ada secara bijak, dengan memastikan pemanfaatannya sesuai regulasi. (alx)

Ada Servis Gratis untuk 200 Motor Lewat Program Z-Auto Baznas Kulon Progo 

 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved