Berita Kulon Progo
Dampak Dana Desa APBD Kulon Progo 2026 Dipangkas Rp14,7 Miliar
Alokasi Dana Desa dari APBD 2026 Kulon Progo dipangkas hingga lebih dari Rp14 miliar.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:
- Alokasi Dana Desa Kulon Progo dalam R-APBD 2026 dipangkas Rp14,7 miliar atau 15 persen.
- Pemangkasan ini berpotensi berdampak pada program Posyandu, PAUD, hingga pembangunan infrastruktur di kalurahan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO – Alokasi Dana Desa dari APBD 2026 Kulon Progo dipangkas hingga lebih dari Rp14 miliar.
Pemangkasan ini berpotensi berdampak pada berbagai program kegiatan di kalurahan.
Ketua Paguyuban Lurah se-Kulon Progo Bodronoyo, Danang Subiantoro, mengatakan banyak kegiatan yang kemungkinan tidak bisa didanai atau bahkan tidak dilaksanakan sama sekali.
Lurah Margosari, Kapanewon Pengasih ini, mencontohkan program di wilayahnya.
Berdasarkan pembahasan APBKal 2026, program yang paling potensial terkena pengurangan adalah infrastruktur fisik, termasuk kegiatan rutin seperti Posyandu dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
“Anggaran operasionalnya bisa berkurang dan otomatis kegiatannya terdampak,” ujar Danang Danang dihubungi pada Selasa (02/12/2025).
Ia menambahkan, perlu ada koordinasi lebih lanjut dengan Pemkab Kulon Progo terkait apakah anggaran kegiatan rutin tersebut boleh dikurangi atau tidak.
Penurunan Anggaran
Danang memperkirakan Kalurahan Margosari akan menerima Dana Desa sekitar Rp886 juta pada 2026, turun dari sekitar Rp1,5 miliar pada 2025.
“Besaran Dana Desa tiap kalurahan berbeda-beda, tergantung luas wilayah dan jumlah penduduk,” jelasnya.
Dalam Rancangan APBD 2026 Kulon Progo, Dana Desa dikurangi sebesar Rp14.770.758.000, atau sekitar 15 persen, dari sebelumnya Rp97,4 miliar menjadi Rp82 miliar.
Penjelasan Dinas Terkait
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kulon Progo, Muhadi, menjelaskan pengurangan Dana Desa merupakan keputusan pemerintah pusat.
“Pengurangannya bisa berdampak ke beberapa sektor, seperti pembangunan dan pemberdayaan di kalurahan,” ujarnya.
Muhadi berharap kalurahan dapat memanfaatkan Dana Desa yang ada secara bijak, dengan memastikan pemanfaatannya sesuai regulasi. (alx)
• Ada Servis Gratis untuk 200 Motor Lewat Program Z-Auto Baznas Kulon Progo
| 10 KDMP di Kulon Progo Akan Dibangunkan Gerai dengan Bantuan Pusat |
|
|---|
| Cerita Warga Kulon Progo Terima Bantuan Bedah RTLH dari Baznas dan DPRD |
|
|---|
| Aturan Baru di Kulon Progo: Minimarket Tak Lagi Sediakan Kantong Plastik |
|
|---|
| Nasib Penyu Lekang Terdampar di Pantai Kulon Progo Terindikasi Radang Paru-paru |
|
|---|
| Kalurahan Giripeni Kulon Progo Terancam Tak Terima Dana Desa 2025 Tahap 2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/analisis-pelemahan-kurs-rupiah-melemah-pada-jumat-22-januari-2021.jpg)