Berita Kulon Progo

Ada Servis Gratis untuk 200 Motor Lewat Program Z-Auto Baznas Kulon Progo 

badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulon Progo memberikan layanan servis gratis bagi masyarakat di Alun-alun Wates

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja/Alexander Aprita
SERVIS GRATIS: Layanan servis dan ganti oli motor gratis yang disediakan oleh Baznas Kulon Progo di Alun-alun Wates, Selasa (02/12/2025). Layanan ini diberikan lewat program Z-Auto. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulon Progo memberikan layanan servis gratis bagi masyarakat di Alun-alun Wates pada Selasa (02/12/2025). Layanan ini diberikan hingga Rabu (03/12/2025).

Wakil Ketua 2 Baznas Kulon Progo, Sugiyanta menyampaikan sasaran dari layanan tersebut awalnya untuk 200 motor dari pengendara ojek online.

"Namun karena jumlah pengendara ojek online di Kulon Progo tidak sampai 200 orang, maka kategorinya kami perluas," jelasnya.

Kategorinya diperluas bagi pengendara ojek pangkalan hingga masyarakat umum. 

Kuotanya pun langsung terpenuhi, bahkan sejumlah warga sampai harus ditolak karena kuotanya yang sudah penuh.

Layanan tersebut merupakan bagian dari Program Z-Auto Baznas RI. Sebab dari sana menargetkan sebanyak 5 ribu orang menerima layanan servis motor gratis tersebut.

"Layanan servisnya juga termasuk ganti oli secara gratis," ujar Sugiyanta.

Baznas Kulon Progo menerjunkan sebanyak 15 orang mekanik dalam kegiatan tersebut. 

Mereka merupakan binaan dari program Z-Auto yang diusung oleh Baznas.

Program Z-Auto di Kulon Progo diluncurkan pada September lalu. 

Pemkot Yogyakarta Salurkan Rp1,07 Miliar Bantuan untuk Lansia Miskin

Ketua Baznas Kulon Progo, Alfanuha Yushida mengatakan program tersebut bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di bidang otomotif.

"15 orang mekanik tersebut berasal dari 7 kapanewon, di mana sebelumnya mereka telah menjalani pelatihan," jelas Alfanuha.

Salah satu pengendara ojek online yang beruntung bisa mendapatkan layanan servis gratis adalah Riyanto Heri. 

Ia mengaku bisa menghemat biaya operasional dengan jadi penerima servis gratis.

Apalagi pengendara ojek seperti dirinya memiliki beban operasional tinggi untuk perawatan motor.

Ia bahkan bisa mengganti oli sebanyak 2 kali dalam sebulan, di mana biayanya mencapai Rp 60 ribu untuk sekali ganti oli.

"Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program seperti ini," kata Heri.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved