Gandeng KAGAMA, UGM Berniat Selamatkan Rumah Bersejarah Rektor Pertama Prof Sardjito
Pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) merespon tawaran untuk membeli rumah peninggalan Prof Sardjito dari pihak ahli waris.
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Rektor UGM Ova Emilia menyatakan berminat membeli rumah peninggalan rektor pertama UGM, Prof. Sardjito, di Jalan Cik Di Tiro, Yogyakarta, dengan menggandeng KAGAMA.
- UGM menghormati hak ahli waris dan berencana memanfaatkan rumah penuh nilai sejarah tersebut untuk menunjang kegiatan akademik serta sosial.
- Rumah berarsitektur klasik ini ditawarkan ke 10 pihak karena ahli waris tak mampu merawatnya. Dahulu, rumah ini kerap jadi tempat diskusi tokoh bangsa.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) merespon tawaran untuk membeli rumah peninggalan Prof Sardjito dari pihak ahli waris.
Adapun rumah peninggalan Prof Sardjito, yang tak lain adalah rektor pertama UGM tersebut terletak di Jalan Cik Di Tiro No.16 Terban, Kota Yogyakarta.
Rumah bersejarah itu sebelumnya hendak dijual oleh ahli waris karena sudah tidak bisa merawatnya secara maksimal.
Dikutip dari Kompas.com, pihak ahli waris setidaknya menawarkan kepada 10 pihak untuk membeli rumah itu.
Salah satunya kepada pihak UGM.
Rektor UGM Rektor UGM, Ova Emilia dalam keterangan tertulisnya menyatakan pihak UGM berminat untuk menindaklanjuti tawaran dari pihak ahi waris Prof Sardjito.
Dalam hal ini, UGM juga menggandeng pihak Kagama.
"UGM tengah berupaya untuk memanfaatkan rumah tersebut untuk kegiatan akademik dan sosial sehingga mampu merekognisi nilai sejarah atas rumah itu. Upaya-upaya tersebut sedang dilakukan dengan menggandeng KAGAMA," ujar Rektor UGM, Ova Emilia dalam keterangan tertulis, Selasa (19/05/2026).
Menurut Ova, penjualan rumah peninggalan Prof Sardjito itu merupakan kewenangan pihak ahli waris dan UGM pun menghormatinya.
Namun yang jelas, rumah itu menurutnya memiliki nilai sejarah serta jasa pendirinya telah banyak memberikan kontribusi terhadap perjalanan institusi UGM.
"Perlu kami sampaikan bahwa rumah tersebut merupakan milik pribadi keluarga, sehingga terkait kepemilikan maupun keputusan atas rumah tersebut sepenuhnya menjadi ranah keluarga dan bukan kewenangan universitas," ungkapnya.
Rumah yang Mengandung Sejarah
Diberitakan sebelumnya, rumah tersebut memiliki luas lahan sekitar seribu meter persegi dengan luas bangunan sekitar delapan ratus meter persegi.
Lokasinya tak jauh dari UGM. Rumah ini kental dengan nuansa lawas.
Memiliki atap berbentuk segitiga. Lantainya menggunakan ubin berwarna merah. Mengkilap.
Budhi Santoso, pengurus sekaligus penjaga rumah tersebut mengatakan, rumah ini tak sekadar rumah klasik.
Tetapi juga menyimpan cerita-cerita masa lalu dan sejarah.
Dulu, rumah tersebut pernah digunakan diskusi kebangsaan oleh tokoh-tokoh politik nasional. Selain itu, juga menjadi tempat pelestarian jamu atau obat peluruh batu urine.
Baca juga: Update Kasus Shinta Alumni UGM dan Oknum Polisi Sleman, Ini Alasan Keluarga Sang Mantan Menolak RJ
Ditawarkan Kepada 10 Orang
Terkait dengan rencana menjual rumah tersebut, Ia mengaku sudah menawarkan rumah kepada berbagai pihak.
“Rektor UGM sudah kesini,” katanya, saat ditemui Rabu, (13/5/2026).
Selain ditawarkan kepada UGM, ia juga menawarkan rumah bersejarah ini kepada berbagai tokoh, salah satunya Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto.
“Saya sudah tawarkan ke 10 orang, mudah-mudahan waktu dekat yang membeli orang terbaik,” kata dia.
Soal harga, Budhi enggan membeberkannya kepada awak media lantaran hal itu merupakan privasi dari ahli waris.
Ia berharap, rumah ini dapat dibeli oleh UGM atau Universitas Islam Indonesia (UII).
Sebab rumah ini memiliki nilai sejarah dan berkaitan dengan kedua institusi pendidikan tersebut.
Jika UGM membeli rumah ini, dia berharap, bisa difungsikan kembali menjadi rumah dinas rektor, difungsikan sebagai museum, atau dijadikan rumah pelayanan masyarakat seperti puskesmas.
“Itu kan masih selaras dengan semangatnya dr. Sardjito,” katanya.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
| Update Kasus Shinta Alumni UGM dan Oknum Polisi Sleman, Ini Alasan Keluarga Sang Mantan Menolak RJ |
|
|---|
| Babak Baru Kasus Alumni UGM: Keluarga Mantan Pacar Tolak Damai, Shinta Desak Polisi Keluarkan SP3 |
|
|---|
| Silang Pendapat di Sengkarut Kasus Shinta dan Oknum Polisi Sleman, Dua Kubu Saling Tuding |
|
|---|
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Selasa 19 Mei 2026 Pukul 18.00 WIB |
|
|---|
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Selasa 19 Mei 2026 Pukul 13.30 WIB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261305-Rumah-dr-Sardjito-di-Terban.jpg)