Harga LPG Nonsubsidi di Kulon Progo Melonjak Hingga Rp240 Ribu Per Tabung
Warga kelas menengah dan pemilik rumah makan cukup terdampak kenaikan harga LPG Nonsubsidi.
Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Alexander Aprita
TABUNG LPG- Persediaan tabung gas LPG non-subsidi 'Bright Gas' di Pangkalan Gas milik Eko Priyono di Pasar Sentolo Baru, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, Selasa (19/05/2026).
Sebab pengeluaran menjadi lebih tinggi dan keuntungan usahanya menipis.
Dani pun menyebut penjualan tabung LPG Nonsubsidi menurun sejak adanya kenaikan harga.
Biasanya, ia mampu menjual 30 tabung LPG Nonsubsidi ukuran 12 kg dalam waktu sebulan.
"Sebulan terakhir ini hanya bisa menjual 10 tabung ukuran 12 kg, saya pun tidak berani menyetok banyak persediaan," jelasnya.
Meski begitu, Dani mengatakan untuk harga LPG subsidi ukuran 3 kg tidak naik alias stagnan di Rp 18ribu per tabung.
Warga yang biasanya membeli LPG Nonsubsidi pun kini mulai beralih ke LPG subsidi 3 kg demi menekan pengeluaran.(*)
Baca Juga
| Kasus Dugaan Pungli Lurah Garongan, Warga Pasang Spanduk Protes |
|
|---|
| Dinkes Kulon Progo Catat 7 Kematian Akibat Leptospirosis hingga Mei 2026, Masyarakat Diimbau Waspada |
|
|---|
| Spanduk untuk Lurah Garongan Kulon Progo Bermunculan di Tengah Lambatnya Kasus Dugaan Pungli |
|
|---|
| Kasatreskrim Polres Kulon Progo Bakal Percepat Penanganan Kasus Dugaan Pungli Lurah Garongan |
|
|---|
| Penanganan Dugaan Pungli Lurah Dinilai Lambat, Warga Garongan Kulon Progo Pasang Spanduk Sindiran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261905-Tabung-gas-LPG-nonsubsidi-di-Kulon-Progo-melonjak.jpg)