Ibadah Haji 2026
Mimpi yang Terwujud dari Ketekunan Menabung Bertemu dengan Subsidi Dana Manfaat
Selisih sekitar Rp33,2 juta dibayar lewat subsidi dari nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Penulis: Ikrob Didik Irawan | Editor: Ikrob Didik Irawan
Di Novotel, tersedia 160 kamar tambahan serta puluhan kamar cadangan untuk petugas. Secara keseluruhan, sistem ini dirancang untuk melayani 9.320 jemaah dalam 26 kelompok terbang.
Pergerakan jemaah diatur dalam sistem tertutup. Begitu masuk hotel, interaksi dengan pihak luar dibatasi. Pemeriksaan dokumen, kesehatan, hingga proses keberangkatan dilakukan dalam satu alur yang terintegrasi.
Airport Operation, Services & Security Division Head YIA, Rahmat Febrian Syahrani, menyebut jarak hotel ke bandara yang hanya sekitar 3,8 kilometer memungkinkan mobilisasi berlangsung cepat.
“Jemaah akan menginap sehari sebelum keberangkatan. Bagasi dikirim lebih dulu ke bandara, dan 12 jam sebelum terbang dokumen diserahkan ke imigrasi,” ujarnya.
General Manager YIA, Muhammad Thamrin, menyebut seluruh proses keberangkatan berjalan lancar.
“Kami bersyukur jemaah haji Kloter I yang seluruhnya dari Kulon Progo telah berangkat ke Tanah Suci dengan lancar,” ujarnya. (*)
| Di Balik Inovasi Embarkasi Hotel Pertama dan Satu-satunya, Ada Dana Manfaat Bekerja Tanpa Terlihat |
|
|---|
| Dana Manfaat yang Tak Disadari, Meringankan Langkah dari Dapur Gudeg ke Tanah Suci |
|
|---|
| Dari Bungkus Tempe ke Baitullah, Tabungan 30 Tahun yang Diperkuat Nilai Manfaat |
|
|---|
| Pertama di Dunia! Embarkasi Haji Kulon Progo Operasikan Layanan Berbasis Hotel Berbintang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262204-Mbah-Kasidah-penjual-tempe-naik-haji-2.jpg)