Ibadah Haji 2026

Mimpi yang Terwujud dari Ketekunan Menabung Bertemu dengan Subsidi Dana Manfaat

Selisih sekitar Rp33,2 juta dibayar lewat subsidi dari nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Tribun Jogja
NAIK HAJI - Mbah Kasidah penjual tempe di Pasar Kalurahan Panjatan, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo. Ia menabung selama 30 tahun dari hasil berjualan tempe dan sapu lidi agar bisa naik Haji. 

Rahudin dan Siti merasakan hal serupa. Setelah membayar setoran awal, sisa yang harus dilunasi menjadi lebih ringan dari yang pernah mereka bayangkan. “Alhamdulillah mendapat kemudahan,” ujar Siti.

NAIK HAJI - Rahudin Hasan dan Siti Koringah pasangan suami-istri penjual gudeng dari Sleman, DI Yogyakarta yang berangkat haji di tahun 2026 ini dari hasil menabung belasan tahun.
NAIK HAJI - Rahudin Hasan dan Siti Koringah pasangan suami-istri penjual gudeng dari Sleman, DI Yogyakarta yang berangkat haji di tahun 2026 ini dari hasil menabung belasan tahun. (Tribun Jogja)

Kesiapan

Dalam skala yang lebih luas, pengelolaan dana haji berlangsung dalam angka triliunan rupiah. Hingga 8 April 2026, BPKH mencatat penyaluran dana Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji mencapai Rp12,92 triliun atau 70,95 persen dari total anggaran Rp18,21 triliun.

Penyaluran dilakukan kepada Kementerian Haji dan Umrah sebagai tindak lanjut kebutuhan operasional penyelenggaraan haji. Transfer dilakukan dalam tiga mata uang, yakni riyal Arab Saudi, rupiah, dan dolar Amerika Serikat.

Realisasi dalam riyal mencapai 93,73 persen dari total kebutuhan. Sementara rupiah berada di angka 42,01 persen dan dolar Amerika Serikat 35,17 persen, dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS dan Rp4.400 per riyal.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyebut capaian tersebut sebagai bagian dari kesiapan likuiditas lembaga.

“Realisasi ini mencerminkan kesiapan likuiditas BPKH dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji secara tepat waktu dan terukur. Pengelolaan dilakukan secara hati-hati agar kebutuhan jemaah terpenuhi optimal,” ujarnya.

Pada tahun yang sama, nilai manfaat yang dihasilkan tercatat sebesar Rp6,69 triliun. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk Rp6,31 triliun untuk pembiayaan di Arab Saudi dan Rp376,8 miliar untuk kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, disiapkan pula biaya hidup bagi jemaah selama di Tanah Suci. Total dana sebesar SAR 152,49 juta dialokasikan untuk 203.320 jemaah haji reguler, dengan masing-masing menerima SAR 750 atau sekitar Rp3,3 juta.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Amri Yusuf, menyebut penyediaan dana dilakukan melalui mekanisme akad sharf.

“Nilai pokok diserahterimakan secara tunai, sementara biaya distribusi dibayarkan setelah layanan selesai. Ini bagian dari transparansi pengelolaan dana haji,” ujarnya.

Pertama di Indonesia

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, penyelenggaraan haji tahun 2026 menghadirkan pola yang berbeda. Untuk pertama kalinya, embarkasi dilakukan melalui Yogyakarta International Airport (YIA) dengan memanfaatkan hotel sebagai asrama sementara.

Dua hotel, Ibis YIA dan Novotel YIA, menjadi pusat aktivitas jemaah sebelum keberangkatan. Seluruh jemaah diinapkan di Ibis, sementara Novotel digunakan untuk operasional petugas dan layanan pendukung.

HOTEL BUBBLE - Hotel Ibis dan Novotel YIA yang menjadi embarkasi haji di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  tahun 2026 ini. Konsep hotel bubble Ini jadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.
HOTEL BUBBLE - Hotel Ibis dan Novotel YIA yang menjadi embarkasi haji di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  tahun 2026 ini. Konsep hotel bubble Ini jadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. (Tribun Jogja)

Sebanyak 120 kamar disiapkan untuk satu kelompok terbang, tersebar dari lantai dua hingga enam. Setiap kamar diisi tiga orang, dengan fasilitas standar hotel seperti kamar mandi, televisi, dan telepon. Informasi kegiatan disampaikan melalui layar televisi di dalam kamar.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved