Terimbas Proyek Jalan Tol, Gedung SDN Nglarang Sleman Mulai Dibongkar 24 April 2026

Kegiatan belajar mengajar bagi siswa yang ruang kelasnya dibongkar bakal dipindahkan ke aula yang telah disekat dan disiapkan oleh pihak sekolah.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
TERDAMPAK TOL - Sejumlah pekerja proyek tol Jogja Solo paket 2.2 sedang bekerja di sekitar bangunan gedung SD Negeri Nglarang, Tlogoadi, Kabupaten Sleman. Sekolah di Kapanewon Mlati ini terdampak pembangunan jalan tol. 

Ringkasan Berita:
  • Gedung SDN Nglarang di Tlogoadi Sleman bakal segera dibongkar karena terimbas proyek jalan tol Jogja-Solo
  • Proses pembongkaran gedung SDN Nglarang dijadwalkan dimulai tanggal 24 April hingga 5 Mei 2026
  • Nantinya, meski hanya tiga ruang kelas yang terdampak langsung kontruksi, tetapi seluruh bangunan SDN Nglarang tetap akan direlokasi ke lahan baru di sisi utara jalan tol

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gedung SD Negeri Nglarang di Kalurahan Tlogoadi, Mlati, Kabupaten Sleman yang terimbas proyek Jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2 pada akhirnya bakal segera dibongkar.

Hasil koordinasi lintas sektor, jadwal pembongkaran yang menyasar ruang kelas 4, 5 dan 6 ini akan dimulai pada 24 April 2026, supaya siswa bisa menyelesaikan ujian sekolah terlebih dahulu untuk menjamin kelancaran akademik.

Pejabat Humas PT Adhi Karya, Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2, Agung Murhandjanto, mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tanggal 2 April, telah disepakati bahwa proses pembongkaran dimulai tanggal 24 April hingga 5 Mei 2026.

Jadwal tersebut dipilih untuk memastikan agar kegiatan akademik siswa tidak terganggu. 

"Dalam rapat itu pembongkaran dimulai tanggal 24 April sampai tanggal 5 Mei 2026. Karena menunggu selesai ada ujian di sekolah," katanya, Selasa (7/4/2026). 

Tak Dibongkar Sekaligus

Gedung SDN Nglarang tidak akan langsung dibongkar sekaligus.

Pada tahap awal, kata Agung, gedung yang dibongkar meliputi ruang kelas 4,5 dan 6.

Sementara ruang kelas 3, 2 dan 1 masih tetap dipertahankan.

Kegiatan belajar mengajar bagi siswa yang ruang kelasnya dibongkar bakal dipindahkan ke aula yang telah disekat dan disiapkan oleh pihak sekolah. 

Demi kelancaran kegiatan belajar mengajar, Agung memastikan pihaknya menyediakan infrastruktur pendukung.

Infrastruktur yang akan disiapkan berupa fasilitas toilet dan pagar pembatas yang memisahkan area kontruksi dengan sekolah.

Lahan dari ruang kelas yang dirobohkan, oleh pihak pelaksanana akan dimanfaatkan untuk membangun kontruksi kaki timbunan badan jalan tol. 

Baca juga: Batal Relokasi, SDN Nglarang Sleman Bakal Dibangun Ulang di Sisa Lahan Terdampak Tol

Nantinya, meski hanya tiga ruang kelas yang terdampak langsung kontruksi, tetapi seluruh bangunan SDN Nglarang tetap akan direlokasi ke lahan baru di sisi utara jalan tol

"Tanah untuk relokasi di sebelah utara, statusnya TKD. Menurut info sudah aman, bukan LSD (Lahan Sawah yang Dilindungi), bukan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).Kemudian peruntukannya, bisa untuk kegiatan belajar mengajar atau sekolah," jelas dia. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved