Harga Plastik Melambung
Harga Plastik Melejit: UMKM di Sleman dan Yogyakarta Tercekik
idak main-main, kenaikan harga plastik mencapai hampir 100 persen atau dua kali lipat dari harga normal
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Satu renceng isi 50 cup yang semula dijual seharga Rp14.500, kini melambung menjadi Rp22.000. Kantong kresek yang melonjak naik dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per pack.
Selain lonjakan harga, pedagang kini dihadapkan pada sistem pembayaran yang memberatkan.
Jika sebelumnya beberapa barang bisa dibayar dengan sistem tempo, kini distributor mewajibkan pembayaran tunai atau cash karena keterbatasan stok.
"Harapannya sih harga kembali ke harga semula. Misalnya, harga diturunkan supaya usaha bisa jalan. Karena saya baru merintis usaha toko plastik ini satu tahun, tapi tahu-tahu harganya naik semua. Pusing toh," ujarnya
Kenaikan harga ini juga mengubah pola konsumsi pelanggan. Banyak pembeli yang biasanya memborong 2-3 renceng plastik cup, kini hanya membeli satu renceng.
Ia juga mengatur strategi belanja sedikit demi sedikit untuk menyiasati modal yang terbatas.
Dilema pedagang
Di sisi lain, dampak kenaikan ini mulai merembet ke pelaku UMKM kuliner.
Nando, seorang pedagang es rasa buah yang menggunakan kemasan cup, mengaku mulai merasakan kenaikan biaya operasional.
Dalam sehari, ia menghabiskan sedikitnya 50 cup plastik. Saat ini meski harga wadah plastik naik tajam, Nando mengaku belum menaikkan harga jual dagangannya.
"Saat ini harga masih stabil. Belum ada arahan untuk menaikan harga," katanya.
Yanti, seorang pedagang makanan dan minuman keliling dari satu instansi pemerintahan ke instansi lainnya di Kota Yogyakarta mengaku harus memutar otak lebih keras setelah mendapati harga modal kemasannya melambung tak terkendali.
Beban modal semakin berat saat ia menengok harga kantong plastik belanja (kresek).
Plastik ukuran kecil yang awalnya hanya Rp4.000 kini menjadi Rp8.000, sedangkan ukuran besar naik dari Rp7.000 menjadi Rp12.000.
Bahkan, untuk plastik kemasan berukuran paling besar, harga satuannya kini menembus Rp2.200.
Puncak lonjakan paling memberatkan ada pada kemasan botol jus. Satu kotak berisi 90 botol yang sebelumnya dibanderol Rp108.000, melompat jauh ke angka Rp158.000.
| Mencari Alternatif Impor Bahan Baku Plastik di Luar Timur Tengah: Tantangan di Depan Mata |
|
|---|
| Pedagang Jajanan di Jogja Sambat Harga Plastik Meroket, Untung Makin Tipis |
|
|---|
| Penjual Siomay di Jogja Menjerit : Plastik Naiknya Kebangetan |
|
|---|
| Mengakali Lonjakan Harga Plastik, Pedagang Kecil di Yogyakarta Pilih Pangkas Keuntungan |
|
|---|
| Pedagang Es Teh Jumbo di Wates Kulon Progo Terpaksa Naikkan Harga, Imbas Mahalnya Plastik Kemasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mengakali-Lonjakan-Harga-Plastik-Pedagang-Kecil-di-Yogyakarta-Pilih-Pangkas-Keuntungan.jpg)