Pemda DIY Jamin Tidak Akan Ada Pemecatan PPPK
Pemda DIY memastikan tidak ada pemecatan maupun pengurangan PPPK di lembaganya
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
"Kami belum mengkalkulasi kemampuan daerah berkaitan dengan perubahan kebijakan pusat terhadap TKD, yang pasti berpengaruh pada kemampuan daerah untuk membiayai gaji pegawai. Kemungkinan (pemberhentian) itu bisa saja terjadi, karena setiap perubahan kebijakan pasti ada dampaknya. Kita lihat saja nanti. Berharap tidak ada PHK," kata Wildan, Kamis (26/3/2026).
Ia mengungkapkan bahwa pendapatan daerah bisa saja dialokasikan untuk menambal kekurangan gaji. Akan tetapi langkah tersebut berisiko mengurangi porsi anggaran Pemerintah Daerah untuk membiayai kebutuhan pembangunan.
Saat ini Pemkab Sleman masih berupaya agar efisiensi anggaran tidak mengorbankan nasib pegawai maupun kualitas layanan publik di Bumi Sembada.
Cari formulasi yang tepat
Terkait persoalan ini, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan bahwa pemerintah daerah sedang berupaya mencari formulasi yang tepat.
Ia telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk memantau perkembangan regulasi ini secara cermat.
Menurut dia, dari total 2.737 PPPK yang ada di Kabupaten Sleman, mayoritas adalah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
Keberadaan mereka sangat krusial karena bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar kepada masyarakat.
"Fokus kami adalah jangan sampai pelayanan dasar ini terganggu. Kami sedang mencermati, berhitung dan mencari formulasi, apakah gaji (PPPK) ini bisa dialihkan ke pendapatan daerah atau tidak. Yang penting ada regulasinya dan tidak melanggar hukum," ujar Danang.
| Pencetak Gol Terbaik Super League Ungkap Masa Depannya di PSIM Yogyakarta |
|
|---|
| UAJY Tegaskan Komitmen Integritas dan Telusuri Afiliasi Kampus di Konferensi |
|
|---|
| BEM FISIP UAJY Gelar Nonton Bareng dan Diskusi Film Pesta Babi |
|
|---|
| Band Marsmolys Gelar Pameran Seni di ISI Yogyakarta, Padukan Musik dan Seni Rupa |
|
|---|
| Pemda DIY Pertahankan WTP 16 Kali Beruntun, Realisasi APBD 2025 Catatkan Surplus Rp138,84 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260326-Sekda-DIY-Ni-Made-Dwipanti-Indrayanti.jpg)