1.880 Hektare Lahan Padi di Kulon Progo Siap Panen Maret 2026 Ini

Kulon Progo mulai memasuki masa panen padi pada Maret 2026 ini. Sebanyak 1.880 ha lahan akan memasuki musim panen raya.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Aktivitas petani di lahan sawah di wilayah Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo, beberapa waktu lalu. Maret ini diprediksi akan ada lahan seluas 1.880 hektare yang panen padi di Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kulon Progo mulai memasuki masa panen padi pada Maret 2026 ini. Sebanyak 1.880 ha lahan akan memasuki musim panen raya.

Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, DPP Kulon Progo, Wazan Mudzakir memperkirakan panen akan dilakukan di lahan dengan luas hampir 2000 hektare.

"Kami memprediksi akan ada 1.880 ha lahan yang akan panen padi pada Maret ini," kata Wazan pada wartawan, Kamis (26/03/2026).

Ribuan ha lahan tersebut tersebar di sejumlah kapanewon. Lahan yang paling banyak diprediksi akan panen berada di Kapanewon Temon dengan luas sekitar 536 ha, menyusul Wates dengan luas lahan yang akan panen sekitar 336 ha.

Menurut Wazan, lahan seluas total 1.880 ha tersebut ditargetkan mampu menghasilkan 6,8 ton Gabah Kering Giling (GKG) per ha. Namun ia menegaskan bahwa angka-angka tersebut sifatnya masih prediksi.

"Tapi jika melihat realisasi luas lahan panen yang ada, kami cukup optimis target 6,8 ton GKG per ha bisa tercapai," ujarnya.

Wazan menjelaskan Maret menjadi momen panen raya bagi masa tanam I golongan II. Masa tanamnya dimulai antara November dan Desember 2025.

Baca juga: Sekda DIY Soroti Semrawutnya Parkir Liar di Badan Jalan Selama Libur Lebaran

Meski begitu diperkirakan panen dari masa tanam I golongan II masih akan berlangsung pada April nanti. Kondisi ini membuat kebutuhan beras di Kulon Progo dipastikan aman.

"Kebutuhan beras di Kulon Progo untuk Lebaran tahun ini juga sudah bisa terpenuhi, tidak mengalami kekurangan," jelas Wazan.

Kalurahan Kulwaru di Kapanewon Wates jadi salah satu wilayah yang mulai panen padi Maret ini. Ketua Gabungan Kelompok Tani Kulwaru, Mulyono mengatakan panen sudah dilakukan sejak awal Maret.

Aktivitas panen mengalami jeda karena adanya libur Lebaran. Panen padi di Kulwaru pun dipastikan masih berlanjut hingga awal April.

"Sebab masih ada tanaman padi yang belum menguning sehingga kemungkinan baru panen setelah Lebaran," ujar Mulyono.(alx)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved