SMAN 1 Samigaluh dan Deswita Widosari Jadikan Praktik Tanam Padi sebagai Kokurikuler Pelajar

Masing-masing menanam padi di sawah dan melakukan pembibitan cabai. Seluruhnya dilakukan dalam sehari.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
TANAM PADI: Kegiatan menanam padi oleh pelajar SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo bersama pelajar SMAN 1 Samigaluh, Kulon Progo di Desa Wisata Widosari, Kamis (08/01/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Samigaluh dan Desa Wisata (Deswita) Widosari di Kulon Progo berkolaborasi mengembangkan pembelajaran Kokurikuler dari praktik pertanian. Pelajar sekolah dari daerah lain pun diajak terlibat di dalamnya.

Seperti yang dilakukan pada Kamis (08/01/2026), di mana SMAN 1 Samigaluh menggandeng ratusan pelajar dari SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo, Jawa Timur untuk praktik tanam padi dan pembibitan cabai.

"Ada 280 pelajar SMA Hang Tuah 5 yang terlibat bersama 12 pelajar SMAN 1 Samigaluh," kata Kepala SMAN 1 Samigaluh, Agung Pujiharjono ditemui di ruangannya.

Ratusan pelajar SMA Hang Tuah 5 tersebut dibagi dalam 2 kelompok, masing-masing menanam padi di sawah dan melakukan pembibitan cabai. Seluruhnya dilakukan dalam sehari.

Menurut Agung, kegiatan itu jadi bagian dari pembelajaran Kokurikuler. Sesuai kurikulum, Kokurikuler difokuskan pada praktik di lapangan dengan pendekatan secara pembelajaran mendalam (deep learning).

"Kegiatan ini memberikan nuansa yang berbeda karena benar-benar praktik di lapangan dan memberikan pengalaman yang otentik," ujarnya.

Agung menilai praktik pertanian untuk Kokurikuler sesuai dengan kondisi di Kapanewon Samigaluh yang memiliki keunggulan di sektor pertanian. Khususnya dalam wilayah Deswita Gerbosari.

Ia pun berharap kegiatan serupa terus berlanjut ke depan sebagai bagian dari pendidikan untuk para pelajarnya. Para pendidik pun juga mendapatkan pengalaman baru lewat cara itu.

"Jadi pelajar bisa praktik langsung dengan petani, antar sekolah, dan dengan desa wisata," jelas Agung.

Pengelola Deswita Widosari, Heri Susanto mengatakan praktik menanam padi dan pembibitan cabai jadi salah satu rangkaian kegiatan live in dari SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo. Kegiatan itu jadi yang pertama di 2026 ini.

Seluruh pelajar tersebut menginap di rumah warga setempat selama live in. Mereka juga dikenalkan dengan potensi alam, seni budaya, kuliner, hingga UMKM lokal.

"Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, kegiatan ini juga bisa menjadi sarana berbagi ilmu," kata Heri.

Salah satu pelajar SMAN 1 Samigaluh yang ikut terlibat adalah Muhammad Nur Islami. Ia menjadi pendamping bagi pelajar SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo saat praktik menanam padi dan pembibitan cabai.

Ia pun menyebut praktik tersebut sebagai pengalaman yang tak terlupakan. Sebab ia bisa bertemu dengan pelajar dari daerah lain sekaligus melatih dirinya untuk bisa berbicara di depan orang banyak.

"Senang rasanya bisa kenal dengan teman-teman baru dari jauh, sebab kami sama-sama banyak belajar hal baru," ujar Nur yang kini berada di Kelas 10 SMAN 1 Samigaluh.(alx)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved