Seorang Warga Magelang Ditemukan Meninggal di Pohon Kelengkeng di Bantul

Personel INAFIS Polres Bantul bersama Puskesmas Bambanglipuro juga langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap tubuh korban.

Istimewa/Dok. Polres Bantul
Polisi dan sejumlah pihak sedang menyelidiki kasus bunuh diri di Padaran Glodogan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Selasa (17/3/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang warga Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, inisial FDU (22), ditemukan tewas gantung diri di Padaran Glodogan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Selasa (17/3/2026) pagi.

*) Catatan : Artikel ini dibuat bukan untuk menginspirasi Anda yang sedang berpikir untuk mengakhiri kehidupan.

Bagi Anda yang merasa kesepian dan memiliki permasalahan mental, jangan menunda untuk meminta pertolongan profesional.

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

 

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan, korban merupakan pekerja salah satu tempat usaha yang ada di Dusun Padaran Glodogan. Sebelum ditemukan tewas, korban bersama teman-temannya sempat minum kopi di lokasi kejadian pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Kemudian, teman korban ada yang pulang, namun beberapa teman korban lainnya masih di lokasi. Sekitar pukul 00.30 WIB, teman korban ada yang kembali pulang dan ada yang tidur, sedangkan korban belum tidur," bebernya, kepada awak media.

Kejutkan teman-temannya

Pagi harinya, sekira pukul 07.00 WIB, salah satu teman korban bangun dari tidur dan mencari korban. Namun, korban tak berada di kamar. 

Saat teman korban tersebut mencari korban di depan rumah, tiba-tiba melihat korban sudah tergantung di pohon kelengkeng. Sontak, teman korban terkejut dan memberitahu rekannya serta diteruskan ke Polsek Bambanglipuro serta Puskesmas setempat.

"Saat polisi datang di lokasi kejadian pukul 09.00 WIB, ternyata benar korban telah dalam keadaan gantung diri dan meninggal dunia," ungkap Rita.

Personel INAFIS Polres Bantul bersama Puskesmas Bambanglipuro juga langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Hasilnya, korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari empat jam.

Sampai saat ini, belum diketahui penyebab korban nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Meski begitu, korban dinyatakan meninggal dunia dikarenakan gantung diri.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved