RSUD Wates Kulon Progo Direncanakan Jadi RSPPU, Upayakan Transformasi yang Progresif
RSUD Wates Kulon Progo berupaya meningkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU).
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Manajemen RSUD Wates Kulon Progo terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat
- Saat ini RSUD Wates berupaya meningkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU)
- Bupati Kulon Progo berpesan agar RSUD Wates tak hanya berfokus pada upaya peningkatan teknologi layanan kesehatan, namun juga nilai kemanusiaan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Kulon Progo kini memiliki predikat sebagai rumah sakit (RS) tipe B Pendidikan.
Manajemen RSUD Wates pun terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanannya.
Direktur Utama RSUD Wates, dr Eko Budiarto, menyatakan rasa syukurnya atas predikat baru untuk RSUD Wates.
Ia pun menargetkan predikat yang lebih tinggi ke depannya.
"Kami menargetkan transformasi yang lebih progresif ke depan," kata Eko memberikan keterangannya pada Kamis (26/02/2026).
Peningkatan Status dan Layanan
Saat ini RSUD Wates berupaya meningkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU).
Berbagai persiapan pun tengah dilakukan.
Seperti meningkatkan program layanan kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi untuk RSPPU bagi dokter spesialis.
Peningkatan juga dilakukan pada teknologi penanganan medis yang lebih canggih serta memperluas akses layanan.
"Kami juga berencana membuka layanan kesehatan jiwa yang dilengkapi dengan ruang rawat inap khusus," ungkap Eko.
Baca juga: Sinkhole di Popohan Kalibawang Kulon Progo Kembali Terbuka Setelah 2 Tahun Aman Usai Ditimbun
Rencana itu dibuat untuk mengisi kekosongan layanan psikiatri rawat inap yang selama ini belum tersedia di Kulon Progo.
Masyarakat pun tidak perlu lagi ke RS Grhasia di Sleman untuk mendapatkan layanan psikiatri.
Eko mengatakan pihaknya juga tengah mengupayakan perizinan untuk layanan intervensi jantung ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Termasuk pengembangan unit kemoterapi dan radioterapi bagi pasien kanker.
| Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia di Tengah Jalan di Waduk Sermo Kulon Progo |
|
|---|
| Target Cek Kesehatan Gratis 2026 Naik Menjadi 46 Persen, Dinkes Kulon Progo Siapkan Strategi Khusus |
|
|---|
| BBGRM 2026 di Galur dan Panjatan, Bupati Kulon Progo Tinjau Proyek Infrastruktur Padat Karya |
|
|---|
| Masa Tunggu Lebih Pendek, Warga Pilih Paket Haji Khusus Meski Harus Rogoh Kocek Dalam |
|
|---|
| Disdikpora Kulon Progo Berupaya Selamatkan Ratusan Guru Non-ASN, Imbas SE Mendikdasmen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Peresmia-gedung-Instalasi-Gizi-Klinik-Gagal-Jantung-dan-Klinik-Aestet-di-RSUD-Wates.jpg)