Jaringan 5G di DIY Semakin Luas, Proteksi Spam dan Scam Pelanggan IM3 Lebih Optimal

Melalui gabungan kecanggihan AI dan kekuatan 5G, IM3 SATSPAM+ bisa lebih cepat dan aman.

Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
SPV Head of Marketing Circle Java Indosat Ooredoo Hutshison, Adiyanto Adhikusumo, menerangkan soal pemblokiran nomor melalui fitur IM3 SATSPAM+ saat media update di Yogyakarta, Jumat (20/2/2026) malam. 

Tidak hanya menghadirkan deteksi otomatis, fitur SATSPAM+ juga dilengkapi dengan opsi pemblokiran nomor mencurigakan, serta laporan harian yang dapat dipersonalisasi.

SPV Head of Marketing Circle Java Indosat Ooredoo Hutshison, Adiyanto Adhikusumo mengungkapkan secara nasional adda 2,5 juta pelanggan yang telah melakukan aktivasi. Sudah ada sekitar 124 ribu nomor yang diblokir.

"Jadi sudah cukup banyak yang kita identifikasi. Dan kita bisa mengamankan pelanggan atas potensi spam dan scam. Sampai sekarang jumlah valuasi penipuan itu sampai 500 juta dolar, cukup besar. Jadi semakin banyak pelanggan yang pakai (SATSPAM+), kita bisa meminimalisir potensi kerugian akibat spam dan scam," ungkapnya.

Ia mengklaim Indosat menjadi operator seluler pertama di Indonesia yang mampu memberikan perlindungan spam dan scam di WhatsApp.

"Kami banyak menerima masukan dari pelanggan, bahwa semakin banyak penipuan melalui WhatsApp call. Jadi kita mencoba untuk melindungi pelanggan agar terhindar dari potensi spam dan scam. Jadi untuk proteksi WhatsApp call itu IM3 yang pertama kali," ujarnya.

Pihaknya pun akan terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya proteksi spam dan scam. Apalagi aktivasi fitur SATSPAM+ sangat mudah, hanya melalui aplikasi MyIM3.

"Fitur ini untuk semua pelanggan IM3, pelanggan baru maupun pelanggan lama bisa dengan mudah mengaktivasi melalui aplikasi MyIM3. Kami juga akan terus melakukan edukasi," pungkasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved