Jaringan 5G di DIY Semakin Luas, Proteksi Spam dan Scam Pelanggan IM3 Lebih Optimal

Melalui gabungan kecanggihan AI dan kekuatan 5G, IM3 SATSPAM+ bisa lebih cepat dan aman.

Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
SPV Head of Marketing Circle Java Indosat Ooredoo Hutshison, Adiyanto Adhikusumo, menerangkan soal pemblokiran nomor melalui fitur IM3 SATSPAM+ saat media update di Yogyakarta, Jumat (20/2/2026) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aktivitas digital yang semakin meningkat berbanding lurus dengan risiko scam dan spam, tak terkecuali di DIY. 

Berdasarkan data Indonesia Anti Scam Center (IASC), laporan scam di DIY mencapai 7.034 per November 2025. Nilai kerugian masyarakat ditaksir Rp143,88 miliar.

Itulah yang mendasari Indosat Ooredoo Hutshison (Indosat) melalui IM3 menghadirkan fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus).

EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro mengatakan kasus penipuan digital selama Ramadan cenderung meningkat.

Berdasarkan data tahun 2025, penipuan, 89 persen penipuan melalui WhatsApp dan 64 persen melalui panggilan telepon.

"Itulah sebabnya kami menghadirkan kampanye IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan. Fitur SATSPAM+ ini akan melindungi pelanggan dari ancaman penipuan melalui SMS, panggilan reguler, termasuk WhatsApp. Apalagi di DIY ada lebih dari 200.000 pelanggan Indosat," katanya.

Ia menyebut sejak diluncurkan Agustus 2025, aktivasi fitur IM3 SATSPAM+ di DIY terus bertumbuh.

Hal ini menunjukkan respon pelanggan yang positif.

Respon ini juga menegaskan kesadaran perlindungan digital menjadi kebutuhan utama.

"Di periode seperti Ramadan, ketika komunikasi dan transaksi meningkat, kami ingin pelanggan dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang, tanpa khawatir hasil kerja kerasnya terancam penipuan," sambungnya.

Perlindungan IM3 SATSPAM+ pun didukung oleh jaringan AIvolution 5G.

Melalui gabungan kecanggihan AI dan kekuatan 5G, IM3 SATSPAM+ bisa lebih cepat dan aman.

Baca juga: Fakta-fakta dan Kronologi Ledakan Kembang Api yang Hanguskan Satu Rumah di Blimbingsari Sleman

Terus Diperluas

Jaringan 5G di DIY pun terus diperluas, dan kini hadir di 14 kemantren di Kota Yogyakarta, 3 kapanewon di Bantul dan 7 kapanewon di Sleman.

"Sekitar 305 BTS aktif terintegrasi dengan 5G dan teknologi berbasis AI, sehingga kualitas konektivitas tetap stabil, bahkan saat trafik meningkat signifikan di titik-titik mobilitas tinggi selama Ramadan, seperti pusat perbelanjaan, area pendidikan, kawasan pemukiman, hingga hub transportasi dan ruang publik," ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved