Sidang Aktivis BEM UNY Perdana Arie
Ayah Perdana Arie Berikan Dukungan: Risiko Menyuarakan Ketidakadilan
Ia menilai tuntutan satu tahun agak berlebihan, apalagi setelah mendengar nota pembelaan yang dibacakan tim penasihat hukum dari Bara Adil.
|
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
DUKUNG ANAK: Ayah Perdana Arie Putra Veriasa, Thomas Oni Veriasa memberikan keterangan terkait proses hukum yang menimpa putra sulungnya, Perdana Arie Putra Veriasa di Pengadilan Negeri Sleman, Rabu (18/2/2026).
Demonstrasi merupakan pilihan terakhir ketika tidak ada respons yang bagus dari pemerintah. Namun, ia menekankan agar ada diskusi-diskusi sebelum aksi demonstrasi.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa tetap cerdas dan tidak bertindak bodoh, itu perlu dipahami juga.. Kita bisa belajar dari kasus Arie, bagaimana tindak–tindakan itu bisa kita mitigasi, kita bisa melakukan aksi yang lebih cerdas tanpa mengorbankan apapun,” imbuhnya. (maw)
Berita Terkait: #Sidang Aktivis BEM UNY Perdana Arie
| Ibu Perdana Arie Berharap Keputusan Sidang Etik Putranya Dipercepat |
|
|---|
| Bara Adil Minta UNY Tak Melihat Perdana Arie Sebagai Pelaku Kriminal |
|
|---|
| Perdana Arie Ceritakan Kesehariannya Selama di Penjara, Isi Waktu Luang dengan Baca Buku |
|
|---|
| Kebebasan Perdana Arie Dinilai Bisa Jadi Preseden Terhadap Keadilan dan Kebebasan Berekspresi |
|
|---|
| Perdana Arie Bebas dari Penjara, Ingin Lanjutkan Kuliah dan Tetap Suarakan Keadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ayah-Perdana-Arie-Berikan-Dukungan-Risiko-Menyuarakan-Ketidakadilan.jpg)