Kolaborasi Presisi Perkuat Keamanan dan Higienitas Program Makan Bergizi Gratis di DIY
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Yogyakarta.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
"Penjamah makanan adalah garda terdepan dalam pengolahan pangan. Mereka harus memiliki sertifikat keamanan pangan agar pengolahan sesuai standar higiene sanitasi," tambahnya.
Apresiasi
Kepala KPPG Region DIY, Harosno Budi Waluyo, mengapresiasi Polda DIY atas terselenggaranya diskusi panel ini.
Menurutnya, koordinasi yang presisi sangat penting untuk memastikan hak anak Indonesia atas pemenuhan gizi melalui Program Makan Bergizi Gratis.
"MBG adalah hak anak Indonesia. Dengan koordinasi yang lebih presisi, kita bisa bersama-sama meningkatkan kualitas layanan, mulai dari rantai pasok, proses produksi, hingga distribusi makanan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat 385 SPPG yang telah siap beroperasi di DIY, namun yang sudah aktif beroperasi sebanyak 323 SPPG.
Jumlah penerima manfaat per SPPG dibatasi maksimal 3.000 orang.
"Ke depan, dengan bertambahnya jumlah SPPG, setiap unit akan melayani lebih sedikit penerima manfaat. Dengan begitu, proses produksi dan distribusi menjadi lebih mudah, dan risiko terhadap keamanan pangan bisa semakin ditekan," pungkasnya. (*)
| UAJY dan Badan Keahlian DPR RI Gelar FGD RUU Penyadapan |
|
|---|
| UAJY Gelar Program Jogja Istimewa, Bekali Mahasiswa Baru tentang Budaya Jawa |
|
|---|
| Mahasiswa Teknologi Pangan UAJY Juara 2 Foobiscom 2026 Lewat Inovasi Sereal Lokal “GROWFLAKES” |
|
|---|
| Mahasiswa UAJY Tembus Final Global YDTC : Hadirkan Solusi Banjir Berbasis AI |
|
|---|
| Kolaborasi Tim Dosen FTB FISIP UAJY Wujudkan Program Living Lab Lewat Hibah Bestari Saintek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Diskusi-panel-kolaborasi-presisi-dalam-menjamin-keamanan-MBG.jpg)