TMMD Sengkuyung Tahap I Kembali Digelar di Bantul, Sasar Akselerasi Pembangunan Desa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, digelar mulai 10 Februari-11 Maret 2026
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2026 digelar selama 10 Februari sampai 11 Maret 2026 di Payak Tengah, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul
- Program kali ini diisi dengan sejumlah kegiatan mulai dari cor blok jalan, rehab tempat ibadah, hingga penyuluhan.
- TMMD menjadi salah satu wujud operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektor.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, kembali digelar.
TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2026 ini digelar selama 10 Februari sampai 11 Maret 2026.
Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Kav Fikri Nurheldi, mengatakan lokasi pengerjaan TMMD berlangsung di Payak Tengah, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan dengan sejumlah kegiatan mulai dari cor blok jalan, rehab tempat ibadah, hingga penyuluhan.
"Cor blok jalan dengan panjang 427 meter, lebar empat meter, dan tebal 0,12 meter. Kemudian, rehab satu unit tempat ibadah," katanya, dalam pembukaan TMMD Sengkuyung I di Piyungan, Selasa (10/2/2026).
Kemudian, untuk kegiatan penyuluhan berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara; serta penyuluhan hukum, Kamtibmas, kejahatan anak di jalan dan judi online.
Tidak hanya itu, dalam TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 ini juga ada edukasi kesehatan berupa stunting, Posyandu, dan Posbindu; serta penyuluhan peningkatan kapasitas pemberdayaan masyarakat.
"Selama pelaksanaan, terdapat penyerahan 90 orang tenaga kerja dari berbagai unsur," jelas dia.
Baca juga: Dua Pemuda Terluka Usai Terlibat Perkelahian Jalan Imogiri Bantul, Ini Keterangan Polisi
Program Terpadu Lintas Sektor
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Sri Nuryanti, mewakili Bupati Bantul, berujar TMMD menjadi salah satu wujud operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektor.
"Program itu dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat guna akselerasi kegiatan pembangunan di daerah perdesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung ini memiliki tujuan yang sangat penting bagi kemajuan masyarakat dan ketahanan bangsa.
Bahkan, TMMD ini menjadi sarana mempercepat pembangunan perdesaan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan dan keamanan bangsa serta negara.
"Selain itu, TMMD juga bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan swadaya masyarakat sebagai bagian dari budaya lahir bangsa Indonesia," tandasnya. (*)
| Air Sungai Belik Diduga Terpapar Limbah IPAL Komunal, DLH Bantul Lakukan Uji Lab |
|
|---|
| Perkuat Keberlanjutan Industri Batik di Bantul dengan Fasilitas IPAL |
|
|---|
| Pelajar Tewas Dikeroyok di Bantul, Disdikpora DIY Lakukan Evaluasi Menyeluruh dan Siapkan Sanksi |
|
|---|
| Disdikpora Bantul Prihatin Atas Tewasnya Pelajar Ilham Dwi Saputra: Peran Keluarga Jadi Kunci |
|
|---|
| Menuju Indonesia Emas 2045, Dhony Kristanto Dorong Pembentukan Padukuhan Mandiri Ekonomi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/TMMD-Sengkuyung-di-Payak-Tengah-Piyungan-Bantul.jpg)