619 Taruna STPN Diterjunkan untuk Pemutakhiran dan Restorasi Data Pertanahan Nasional

Para taruna ini ditargetkan mampu membersihkan basis data dan menyelesaikan persoalan sengketa di tingkat akar rumput.

Tayang:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
PELEPASAN: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berfoto bersama seusai upacara pelepasan Taruna Kuliah Kerja Nyata Pertanahan – Praktik Tata Laksana Pertanahan Tematik (KKNP-PTLP) di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), Yogyakarta, Senin (9/2/2026). Sebanyak 619 taruna diterjunkan ke berbagai wilayah, termasuk DIY dan Jawa Tengah, untuk mempercepat digitalisasi serta validasi data pertanahan nasional guna meminimalisasi konflik pertanahan. 

”Bekerjalah dengan hati. Junjung tinggi kejujuran. Jaga etika. Hadirlah sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pelaksana tugas,” pesan Sri Sultan.

Program KKNP-PTLP ini melibatkan 619 Taruna/Taruni Program Diploma IV Pertanahan Semester 6 yang terbagi dalam 80 kelompok. Penempatan mereka disesuaikan dengan kebutuhan spesifik di setiap wilayah.

Sebanyak 285 taruna ditempatkan di wilayah DIY dengan fokus tugas pada pemutakhiran data digital, validasi sertifikat lama, dan konsolidasi basis data pertanahan. Sementara itu, 304 taruna diterjunkan ke Jawa Tengah untuk fokus pada pembersihan dan pemutakhiran basis data guna menjamin kepastian hukum.

Adapun 30 taruna sisanya mengemban misi khusus di Aceh dan Sumatera Utara. Mereka bertugas melakukan restorasi data pertanahan pascabencana hidrometeorologi, sebuah tugas krusial untuk memulihkan hak-hak tanah masyarakat yang terdampak bencana.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved