Aktivitas Gunung Merapi Jumat 22 Mei 2026 Pagi Ini: Teramati 8 Kali Guguran Lava
Gunung Merapi teramati mengalami 8 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1800 meter, Jumat (22/5/2026)
Penulis: TON | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi teramati mengalami 8 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
Hal itu berdasarkan hasil pemantauan BPPTKG Yogyakarta sepanjang periode pengamatan hari ini, Jumat (22/5/2026), pukul 00.00-06.00 WIB.
Sementara untuk pengamatan kegempaan, tercatat 18 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-17 mm dan lama gempa 46.35-185.78 detik.
Serta 14 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-28 mm, S-P 0.5-0.7 detik dan lama gempa 23.4-53.32 detik.
Hingga saat ini, Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan Level III (Siaga) untuk gunung berapi aktif di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut.
Untuk pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 425 meter dari puncak.
Sementara untuk cuaca teramati berawan hingga mendung, angin tenang ke arah utara.
Suhu udara sekitar 19.4-20.6°C. Kelembaban 92.3-98 persen. Tekanan udara 874.3-916.7 mmHg.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jumat 22 Mei 2026, Hujan Berpotensi Guyur Sleman, Kulon Progo dan Gunungkidul
Lebih lanjut, BPPTKG Yogyakarta menyampaikan rekomendasi terkait potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat pun diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar serta awan panas guguran (APG), terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (*)
| Semalam, Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sebanyak 8 Kali ke Arah Kali Putih |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Kamis 21 Mei 2026: Teramati 10 Kali Guguran Lava Selama 6 Jam Terakhir |
|
|---|
| Aktifitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Semalam Luncurkan Lava Pijar 12 Kali |
|
|---|
| Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Siang Ini Rabu 20 Mei 2026 |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Rabu 20 Mei 2026 Pagi Ini: BPPTKG Catat Ada 12 Kali Guguran Lava |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262205-Aktivitas-Gunung-Merapi-hari-ini.jpg)