Kesaksian Harda Kiswaya soal Dana Hibah Pariwisata Sleman dan Pilkada 2020
Harda Kiswaya menjadi saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman 2020.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Miftahul Huda
KESAKSIAN HARDA: Saksi Harda Kiswaya saat memberi hormat kepada terdakwa Sri Purnomo seusai persidangan Dana Hibah Pariwisata Sleman, Jumat (23/1/2026)
Penolakan itu bukan karena pertimbangan politik, melainkan karena ia yakin kemenangan Kustini Sri Purnomo sudah di tangan berkat prestasi Sri Purnomo selama memimpin Sleman.
“Apakah itu jadi alasan sehingga Bapak menolak pencairan sebelum Pilkada?” tanya
Soepriyadi.
“Iya, karena sudah tahu Ibu Kustini menang tanpa ada hibah karena prestasi Bapak,” jawab Harda.
Keterangan saksi ini memperkuat posisi Sri Purnomo bahwa program hibah merupakan kebijakan pemerintahan daerah yang dijalankan secara administratif, bukan instrumen pemenangan politik.
Pernyataan Harda juga menegaskan bahwa keberhasilan Kustini Sri Purnomo dalam Pilkada didorong oleh kinerja dan keteladanan Sri Purnomo, bukan oleh distribusi dana hibah.
Baca Juga
| Sejumlah Orangtua Siswa di Sleman Keluhkan Bobot Kesulitan Soal TKA SD yang Tak Sama: Tidak Adil |
|
|---|
| Orang Tua Siswa di Sleman Keluhkan TKA SD di Sleman: Tidak Adil |
|
|---|
| Kronologi Pasutri Lansia Ditabrak Pikap di Jalan Magelang Sleman, Satu Orang Meninggal Dunia |
|
|---|
| Breaking News : Sidang Vonis Terdakwa Sri Purnomo Ditunda, Majelis Hakim Beri Penjelasan |
|
|---|
| Jasindo Edukasi Hidup Sehat dan Literasi Perlindungan Melalui Program Satyaraga di Tempel Sleman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Momen-Harda-Kiswaya-dan-Sri-Purnomo-Saling-Bantah-saat-Sidang-Korupsi-Dana-Hibah-Pariwisata-Sleman.jpg)