Jasindo Edukasi Hidup Sehat dan Literasi Perlindungan Melalui Program Satyaraga di Tempel Sleman
Program Satyaraga tersebut diwujudkan dalam turnamen badminton di Lodoyong, Lumbungrejo, Tempel, Sleman.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Asuransi Jasindo menghadirkan program Satyaraga untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengintegrasikan semangat solidaritas sosial dan literasi perlindungan.
Program Satyaraga tersebut diwujudkan dalam turnamen badminton di Lodoyong, Lumbungrejo, Tempel, Sleman.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan hubungan perusahaan dengan masyarakat harus terus diperkuat.
Olahraga dipilih sebagai upaya untuk meningkatkan aktivitas sosial serta menjadi ruang interaksi yang inklusif.
"Melalui Satyaraga, Asuransi Jasindo ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk dapat berkompetisi secara sehat, memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan, dan juga berbagi kepedulian,” katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026).
Selain kompetisi badminton, pihaknya juga kembali menghidupkan permainan anak dan bazar UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Baca juga: Praktik Pijat Liar di Malioboro Jadi Fokus Penertiban, Petugas Sering Terlibat Kucing-kucingan
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan fasilitas olahraga masyarakat, Asuransi Jasindo turut memberikan bantuan berupa pembangunan lapangan badminton permanen, pemasangan net standar pertandingan, sistem pencahayaan lapangan yang memadai, bangku penonton komunal, hingga papan skor manual.
Brellian berharap fasilitas yang diberikan perusahaan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga, serta mendorong partisipasi yang lebih inklusif dalam kegiatan olahraga dan sosial di lingkungan sekitar.
Program Satyaraga juga diharapkan menjadi langkah awal strategis Asuransi Jasindo dalam memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui pendekatan sosial yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus dijaga, kami optimistis program ini dapat berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas ke depannya,” imbuhnya. (*)
| Penyebab Api Seyegan Belum Terungkap, Status Tanggap Darurat Tunggu Kajian Ahli |
|
|---|
| Puluhan SPPG di Sleman Berhenti Beroperasi Sementara, Ini Sebabnya |
|
|---|
| Tim Peneliti Rencanakan Uji Gas Fosfin di Rumah Agusyani Sleman |
|
|---|
| Fenomena Api di Seyegan Masih Terjadi, Pemilik Rumah Ingin Ikhtiar Batin |
|
|---|
| Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan, Kuasa Hukum Korban Ungkap Kejanggalan Medis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262304-Program-Satyaraga.jpg)