Orang Tua Siswa di Sleman Keluhkan TKA SD di Sleman: Tidak Adil

Orang tua di Sleman mengeluhkan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD yang tingkat kesulitannya berbeda-beda.

Tayang:
Tribun Jogja/GENERATED AI: GEMINI
ORANG TUA SOAL TKA - Orang tua di Sleman mengeluhkan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD yang tingkat kesulitannya berbeda-beda. Soal yang berbeda-beda itu menimbulkan ketidakadilan.  

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah orang tua di Sleman mengeluhkan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD yang tingkat kesulitannya berbeda-beda. Soal yang berbeda-beda itu menimbulkan ketidakadilan. 
  • Satu dari orang tua, Ita, putrinya mengikuti TKA sejak kemarin, Senin (22/4) dengan mata pelajaran Matematika. 
  • Menurutnya, tingkat kesulitan soal masing-masing anak berbeda-beda. Dari pengakuan putrinya, ada lima soal yang tidak bisa terjawab lantaran belum pernah diajarkan. 

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Orang tua di Sleman mengeluhkan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD yang tingkat kesulitannya berbeda-beda. Soal yang berbeda-beda itu menimbulkan ketidakadilan. 

Salah satu orang tua, Ita mengatakan putrinya mengikuti TKA sejak kemarin, Senin (22/4) dengan mata pelajaran Matematika. Sementara pada Selasa (23/4), putrinya mengikuti TKA dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. 

Ia menyebut tingkat kesulitan soal masing-masing anak berbeda-beda. Dari pengakuan putrinya, ada lima soal yang tidak bisa terjawab lantaran belum pernah diajarkan. 

"Kemarin ikut Matematika, ada 30 soal, yang bisa dijawab 25 soal, yang 5 soal nggak dijawab. Katanya susah, bingung, ada yang belum diajarkan juga. Malah katanya ada materi SMP juga," katanya, Kamis (23/4/2026). 

Menurut dia, tingkat kesulitan yang berbeda-beda itu menimbulkan ketidakadilan. Sebab siswa atau murid yang mendapatkan soal mudah akan mendapatkan nilai tinggi. Sedangkan siswa yang mendapatkan soal sulit akan mendapatkan nilai rendah. 

"Ya merasa nggak adil to, kalau dapat yang sulit yang nilainya pasti jelek. Ada juga yang sampai menangis karena tidak bisa mengerjakan. Ya kasihan to yang dapat soal sulit. Apalagi hasil TKA ini kan juga dipakai untuk mendaftar SMP," lanjutnya. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Eca. Putranya harus menghadapi soal panjang yang membutuhkan waktu lebih. Namun, ada siswa lain yang tidak mendapatkan soal lebih pendek. 

"Harusnya kan ya bobotnya sama, kalau seperti itu kan merugikan anak-anak juga. Kalau soalnya sulit, sementara temen yang lain dapat mudah, kasihan yang dapat soal sulit to," ungkapnya. 

Orang tua lainnya, Atik menyebut putranya mendapatkan soal yang relatif mudah. Namun memang siswa yang lain mendapatkan soal yang lebih sulit. 

"Kalau anak saya itu dapat sesi satu, katanya lebih mudah. Tapi yang dapat sesi dua, soalnya lebih sulit," ujarnya. 

Ia tidak terlalu memusingkan hasil TKA putranya, sebab sudah diterima di salah satu SMP swasta di Sleman

"Kebetulan sudah diterima di SMP swasta, ikut TKA ya cuma ikut-ikutan aja. Karena kalau swasta tidak mewajibkan ikut TKA," pungkasnya. 

Apa itu Tes Kemampuan Akademik (TKA)?

Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD adalah asesmen standar nasional sukarela dari Kemendikdasmen untuk mengukur capaian akademik siswa (terutama kelas 6) pada mata pelajaran inti seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, guna kepentingan seleksi ke jenjang berikutnya, bukan sebagai standar kelulusan. TKA menilai konsep inti dan Higher Order Thinking Skills (HOTS). 

Tujuan dan Manfaat TKA SD

  • Seleksi Akademik: Memberikan data objektif mengenai capaian akademik murid, terutama untuk perbandingan saat seleksi masuk sekolah.
  • Penyetaraan Hasil Belajar: Memfasilitasi akses penyetaraan bagi murid dari pendidikan nonformal dan informal.
  • Evaluasi Mandiri: Membantu murid mengetahui kekuatan dan kelemahan akademik mereka.
  • Pemetaan Mutu: Alat kontrol kualitas pendidikan tingkat nasional. 

Contoh Penggunaan TKA SD

  • Syarat Masuk Sekolah: Hasil tes digunakan untuk mempermudah seleksi ke SMP yang diinginkan.
  • Dokumen Portofolio: Hasil tes digunakan sebagai bukti kemampuan akademik yang terstandar dalam Sertifikat Hasil TKA (SHTKA).
  • Uji Kemampuan: Siswa yang merasa siap dapat mengikuti tes ini untuk mengukur pemahaman konsep inti dan kemampuan HOTS. 

Sinonim dan Istilah Terkait

  • Asesmen Standar Nasional
  • Tes Kompetensi Akademik
  • Evaluasi Nasional
  • Asesmen Capaian Akademik 

Detail Teknis TKA SD

  • Sifat: Sukarela, tidak wajib.
  • Waktu Pelaksanaan: Dimulai untuk jenjang SD pada tahun 2026.
  • Mata Uji: Fokus pada kemampuan numerasi (Matematika) dan literasi (Bahasa Indonesia/Bahasa Inggris) dengan fokus pada penalaran dan pemecahan masalah.
  • Materi: Meliputi konsep inti dan HOTS. 

Catatan: Tes ini dirancang oleh Kemendikdasmen. 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved